Warga Binaan Asal Aceh Peringati 13 Tahun Tsunami

MEDAN (bareskrim.com) | Warga binaan Lapas Kelas 1 Medan menggelar peringatan 13 tahun bencana Tsunami Aceh di Masjid At Taubah Medan, Kamis (28/12/2017).

Hampir 65 persen warga binaan yang ikutserta berasal dari daerah Aceh. Kegiatan peringatan ini dimulai dengan Sholat Dhuha berjamaah, pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil dan Zikir bersama. Selain itu, juga diisi Tausyiah Tsunami dan doa bersama oleh Ustad Drs Madjid Syam.

Kepala Lapas Kelas I Medan Asep Syarifuddin BcIP SH MH CN mendukung kegiatan yang sangat positif ini. Ia menyebutkan, peristiwa tsunami telah meluluhlantakkan jutaan bangunan, ratusan ribu nyawa manusia yang membuat hati kita bergetar.

“Meski menjadi cerita menyedihkan, namun bukan untuk ditangisi, melainkan menjadi renungan bagi kita semua. Mengapa di tanah kita terjadi bencana?Apakah alam mulai enggan bersahabat dengan kita karena kurang menjaga ekosistem atau mungkin lupanya kita kepada sang pencipta Allah SWT?” kata Kepala Lapas.

Untuk itu, peringatan ini menjadi ikhtibar kepada kita untuk menambah keimanan dan keyakinan akan kemahabesaran Allah. Kepala lapas memuji inisiatif warga binaan dan BKM At Taubah menggelar kegiatan ini.

“Semangat persaudaraan dan solidaritas serta kepedulian warga binaan harus terus terpatri meski kita berada didalam rembok,” ucap Asep Syarifuddin.

Ia juga mengajak warga binaan menutup tahun 2017 ini dengan mensyukuri segala rahmat Allah serta terus memelihara suasana persaudaraan, perdamaian dan menjaga Lapas, agar lebij humanis, aman dan kondusif.

“Tahun 2018 diharapkan leran warga binaan untuk ikut memelihara keamanan dan melakukan aktifitas positif dapat ditingkatkan,” harapnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *