Musril dan Insyafuddin Resmi Pimpin Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG (bareskrim.com) | H Mursil SH MKn dan HT Insyafuddin ST resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang setelah dilantik Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon dalam sidang paripurna, Jumat (29/12/2017).

Fadlon mengucapkan selamat kepada H Mursil SH MKn dan HT Insyafuddin ST yang telah mendapat kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Aceh Tamiang lima tahun ke depan. “Semoga momentum pelantikan hari ini sebagai rekonsiliasi politik demi terciptanya suasana kondusif di Bumi Muda Sedia,” ujarnya.

Kepada H Hamdan Sati ST dan Drs Iskandar Zulkarnain MAP yang sebelumnya menjabat Bupati/Wakil Bupati, diucapkan terimakasih selama masa jabatannya telah menderma baktikan kerja dan karyanya untuk membangun Aceh Tamiang.

H Mursil SH MKn di dampingi HT Insyafudfin ST sebagaj Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang terpilih menyampaikan, kemenangan pada Pilkada 2017 adalah kemenangan kita semua, dan harus senantiasa disadari bahwa hal tersebut hanyalah langkah awal.

Menurutnya, kemenangan yang sebenarnya adalah apabila kami telah berhasil memberi manfaat bahwa kemajuan dan menghasilkan peningkatan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.

Mursil menambahkan, dirinya berharap kepada Gubernur Aceh dan Pemerintah Pusat kiranya dapat memberikan program dan kegiatan yang lebih banyak lagi untuk Kabupaten Aceh Tamiang, baik bersumber dana Otsus maupun pusat ke daerah, dikarenakan masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

Sementara Gubernur Provinsi Aceh Irwandi Yusuf dalam sambutannya menyampaikan, secara garis besar program RPJM Aceh 2017-2022 yang disiapkan untuk terwujudnya Aceh damai dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih, adil dan melayani, visi ini akan diuraikan dalam beberapa program prioritas Aceh Sejahtera (JKA Plus), Aceh SIAT (Sistem Informasi Aceh Terpadu), Aceh Carong, Aceh Energi, Aceh meugoe dan Meulaot, Aceh Troe, Aceh Kreatif, Aceh kaya, Aceh Peumulia, Aceh Dame, Aceh Meuadab, Aceh Teuga, Aceh Green, Aceh Seuninya dan Aceh Seumangot.

Gubernur Aceh mengingatkan, ada 21 perusahaan di Aceh Tamiang yang mengembangkan usaha perkebunan, produksi kelapa sawit, karet, kelapa, pinang, nilam dan lainnya, dengan harapan agar Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang mampu memanfaatkan sumber daya ini, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan investasi.

“Raih kepercayaan investor dengan memberikan kemudahan, menghadirkan keamanan, kenyamanan, kepastian hukum dan proses pengurusan yang bebas pungli,” ujarnya. (evan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *