Polda Gelar Latihan Hadapi Pilkada Sumut 2018

MEDAN (bareskrim.com) | Demi mensukseskan jalannya pilkada (pemilihan kepala daerah) di Sumatera Utara, Polda Sumut menggelar latihan pra ops kepolisian kewilayahan mantap praja toba 2018 di aula Tribrata Polda Sumut, Rabu (31/1/2018).

Mengusung tema “Melalui Pelatihan Pra Ops Mantap Praja Toba-2018; Polda Sumut Beserta Jajaran Siap Mengamankan Pelaksanaan Pilkada Serentak Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2018 di Provinsi Sumatera Utara”.

Hadir dalam acara tersebut Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw, Wakapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto, para pejabat utama Polda Sumut, para Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Sabhara, Kasat Reskrim dan Kasat Lantas sejajaran Polda Sumut.

Sementara dalam latihan pra ops instruktur dari internal Irwasda Polda Sumut akan bertugas untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan penggunaan anggaran dan kegiatan pilkada Gubernur Sumut dan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumut tahun 2018.

Biro Ops Polda Sumut juga melakukan rencana Operasi Mantap Praja Toba-2018. Pelatihan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan anggota sesuai dengan peraturan Kapolri No. 09 Tahun 2001 Tgl 22 Juni 2011 tentang manejemen operasi Kepolisian. Sistem pengendalian, pelaporan dan anev pada “Operasi Mantap Praja Toba – 2018″.

Sedangkan Dit Intelkam Polda Sumut bertugas untuk mendeteksi dini terhadap situasi dan anev cepat terhadap kemungkinan yang terjadi konflik sosial dan gangguan keamanan pilkada Gubernur Sumut dan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumut tahun 2018 dan perkiraan keadaan (perkiraan cepat dan khusus) menjelang dan pada saat pilkada Gubernur Sumut dan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumut Tahun 2018.

Dari pihak eksternal pelatihan ini juga melibatkan Kejati Prov. Sumut oleh Jaksa Pidum Bidang Pemilu Kadlan Sinaga yang rencananya akan bertugas untuk melakukan penanganan pilkada/pelanggaran pemilu (Gakkumdu). Dari KPU Provinsi Sumut oleh Komisioner KPU Benget Silitonga akan menjalankan fungsinya sesuai dengan peraturan KPU RI No 1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pilkada. Begitu juga Bawaslu Sumut Hardi Munte yang akan memegang wewenang dan kewajiban dalam pelaksanaan pilkada Gubsu dan Kab/Kota Tahun 2018.

Adapun maksud dan tujuan Latpra Ops pemberian materi pelatihan dalam rangka Ops “Mantap Praja Toba – 2018″, sebagai sarana pemberian gambaran situasi spesifik pelaksanaan kegiatan Pilkada serentak tahun 2018 dalam bentuk Kirka Intelijen, review dan pelatihan peningkatan kemampuan fungsi teknis kepolisian, sebagaimana tugas pokok fungsi dan peranan Kepolisian dalam penyelenggaraan operasi, sehingga terdapat kesamaan pola pikir dan pola tindak personil dalam melaksanakan pengamanan Pilkada serentak di Wilkum Prov. Sumut.

Kapolda Sumut dalam arahannya mengucapkan Terima kasih atas pelaksanaan tugas selama ini, terlebih terhadap pelaksanaan tugas Kepolisian yang berhubungan dengan Pam Pilkada serentak tahun 2018.

Lat Pra Ops Mantap Praja Toba-2018, menunjukan keseriusan dan kesiap siagaan Polda Sumut, dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personil dalam mengamankan penyelenggaraan Pilkada Prov dan Pilkada kabupaten/kota tahun 2018 di Provinsi Sumut.

“Secara kualitatif para peserta Lat Pra Ops diharapkan memiliki Kemampuan memadukan prosedur petunjuk penyelenggaraan operasi Kepolisian dengan kebijakan strategi manajemen operasi Polri, Pengetahuan aktual sehubungan dengan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, Kemampuan mendeteksi dan menganalisa situasi, sehingga terwujud situasi kondusif, Kemampuan melaksanakan fungsi manajemen operasional Kepolisian berikut kemampuan berkoordinasi, kemampuan mempertanggung-jawabkan pelaksanaan tugas pokok Kepolisian sesuai aturan dan petunjuk tindakan Kepolisian, Pelatihan Pra Operasi Mantap Praja Toba-2018,” ujarnya.

Kapolda juga mengharapkan kepada pihak yang bertugas, dapat memberikan gambaran kerawanan situasi aktual, memberikan cara bertindak yang tepat, sehubungan dengan perkiraan situasi dan tugas pokok fungsi pengamanan Pilkada serentak tahun 2018, memberikan kemampuan fungsi teknis Kepolisian yang spesifik, memberikan pengetahuan tentang peraturan KPU RI No 1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pilkada, memberikan pengetahuan tugas, wewenang dan kewajiban dalam pelaksanaan Pilkada, berikut penanganan pidana/pelanggaran, angkat berita-berita yang baik atau positif yang membuat masyarakat tidak terpecah belah dan mengurangi potensi kerawanan konflik sosial.

“Agar semua peserta dapat mengikuti Lat Pra Ops dengan sungguh-sungguh serta dapat melaksanakan Lat Pra Ops yang lebih spesifik, aplikatif sesuai kondisi di wilayah masing-masing, sehingga pelaksanaan pengamanan pilkada serentak tahun 2018 di wilayah Polda Sumatera Utara dan jajaran dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujarnya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *