Polda Sumut Gagalkan Pengiriman Pakaian Bekas dari Luar Negeri

MEDAN (bareskrim.com) | Subdit I Indag Ditreskrimsus Poldasu kembali menggagalkan peredaran pakaian bekas (monza) ilegal yang akan diselundupkan ke Sumatera Utara. Tidak tanggung-tanggung petugas berhasil mengamankan 226 balpres yang diangkut dengan 6 mobil angkutan.

Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw yang didampingi Irwasda, pejabat utama dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Bea Cuka Prov. Sumut, Oza Olivia saat ditemui di halaman Gedung Ditreskrimsus Poldasu mengatakan, selain mengamankan pakaian monza pihaknya juga menangkap 7 orang supir yakni IH (supir BA 8393 EU), AR (supir BA 8404 AU), RHDS (supir BK 9234 YG), AF (supir BK 9220 VR), ES (supir BM 9729 MI), RTN (supir BK 1909 TV) dan MA (supir B 7353 IZ).

“Dari para supir ini kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 226
karung balpres pakaian bekas eks luar negeri, 2 mobil truk Colt Diesel, 2 mobil L300 (Box dan Pick up), mobil Suzuki pick up, mobil Grandmax, mobil bus umum Povri dan mobil truk Colt Diesel,” ujarnya, Jumat (2/2/2018).

Lanjut Kapolda, pengungkapan barang ilegal ini berkat kerjasama Ditreskrimsus Polda Sumut, Polres Asahan dan Polres Tanjungbalai di tiga tempat berbeda. Adapun dugaan nilai barang bukti dengan total sebesar Rp 1.184.800.000.

Dengan pasal yang dilanggar yaitu pasal
102, pasal 103, pasal 104 Undang-undang RI No 17 tahun 2006 tentang
perubahan atas Undang-undang No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan dan
Permendag RI No 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas.

Kapolda juga menyampaikan, Sumut berkomitmen untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif, dan terutama juga dalam penegakan hukum di bidang ekonomi. Pengungkapan yang telah dilaksanakan oleh Ditreskrimsus dan Polres jajaran terhadap balpres/pakaian bekas, juga untuk melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal dan tidak higienis/kotor.

“Dimohon peran serta instansi terkait dan masyarakat untuk menginformasikan kepada Polri, jika menemukan tindak pidana di
lingkungannya. Dengan personel yang terbatas dibanding wilayah laut yang sangat luas, sehingga penegakan hukum oleh Polda Sumut masih terus ditingkatkan, terhadap penyelundupan barang ilegal dan terutama dalam memberantas peredaran narkoba,” ujarnya.

Sementara Kepala Bea Cukai Sumut juga mengapresiasi kinerja Polda Sumut. Menurutnya tugas Bea Cukai dalam memeriksa cukai dan menyita barang bukti adalah perintah dari Kementrian Perdagangan RI.

“Kami juga siap untuk melakukan kerja sama dengan Polda Sumut dalam
rangka memberantas masuknya peredaran barang ilegal di wilayah
Provinsi Sumut. Kerjasama sinergis telah dilaksanakan bersama dengan
Polda Sumut, Dit Polair dan TNI-AL,” ujarnya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *