Kabid Humas Polda Sesalkan Insiden Polisi Pukul Wartawan

MEDAN (bareskrim.com) | Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Ginting sangat menyesalkan insiden pemukulan terhadap seorang wartawan yang dilakukan oleh oknum Polres Pematangsiantar.

“Itu hanya gara-gara hal yang sepele, nggak mesti hal yang seperti itu terjadi,” sesal Rina ketika dihubungi, Selasa (6/2/2018).

Kata Rina, dalam aksi pemukulan ini, kedua pihak sudah melakukan perdamaian. “Si korban sama pelaku sudah damai. Jadi tidak ada dipersoalkan lagi,” katanya.

Kendati demikian, sambungnya, oknum yang melakukan pemukulan itu tetap mendapatkan tindakan disiplin. “Tidak bisa kita paksakan hukumannya walupun kode etik. Kita beri pelajaran agar tidak mengulanginya lagi,” ucap Rina.

Untuk menghindari hal yang serupa di kemudian hari, Rina menyatakan, seluruh personel maupun awak media saling menghargai. “Kita jalin komunikasi dengan baik, biar bisa saling menghargai,” ujarnya.

Menurutnya, polisi dan wartawan merupakan mitra kerja yang saling mengisi untuk kepentingan kenyamanan dan keamanan masyarakat. “Saling paham bagaimana tugas masing-masing biar tidak salah paham di lapangan,” tukasnya.

Diketahui, pasca oknum polisi Aiptu AS memukuli seorang wartawan media online Hamzah Harahap (22) di pos penjagaan Polres Pematangsiantar, Sabtu (3/2), Polres Pematangsiantar menyampaikan permohonan maaf kepada segenap wartawan dan pimpinan media.

Waka Polres Pematangsiantar Kompol JM Sagala langsung melakukan pemeriksaan dan penindakan sanksi disiplin terhadap oknum polisi dari Satuan Sabhara itu. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *