Soal Pungli di Langkat | Diminta Polda Sumut Berantas Preman Jalanan

LANGKAT (bareskrim.com) | Maraknya aksi pungli di Langkat tak terlepas dari lemahnya kinerja pihak kepolisian. Padahal, instruksi berantas pungli hingga ke akar-akarnya telah disuarakan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Nah, menanggapi preman jalanan bermodus yayasan yang menimpa supir truk Dahlan, dipandang sangat tak wajar oleh Ketua Ketua Forum Karya Putra Sumatera Utara (FKP-SU) T Syaiful Anhar.

Kepada kru media ini, tokoh pemuda Langkat tersebut mengatakan, aksi pungli warga sekitar tepatnya di Jalan Lintas Medan-Aceh mulai dari Km 45-55 Kecamatan Wampu terhadap supir truk telah kerap diberitakan.

Sayangnya, kata Syaiful Anhar, penegak hukum lambat bergerak. “Polisi bertugas menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat. Nah, andai kasus pungli di Langkat lambat diatasi akan membuat preseden buruk jajaran kepolisian di negeri ini,” sindir Syaiful Anhar, Selasa (13/2/2018).

Memang, aku putra daerah ini, maraknya pungli di Bumi Amir Hamzah lebih disebabkan pemberantasan bajing loncat yang juga sempat dikeluhkan para supir. “Jadi, preman jalanan itu kini beralih ke pungli mengatasnamakan yayasan, dan itu karena hilangkan ‘mata pencaharian’ mereka sebagai bajing loncat,” terangnya.

Syaiful pun tak memungkiri bahwa pungli di jalan lintas menuju Medan-Aceh telah lama didengarnya. “Selayaknya harus ada tindakan tegas bagi pelaku pungli. Untuk itu saya meminta jajaran Poldasu serta Polres Langkat agar menghentikan aksi preman liar. Jangan sampai Langkat yang digembar-gemborkan menjadi kota wisata religi tercemar,” imbuhnya.

Dan tak hanya di Langkat, Syaiful juga berharap pemberantasan aksi pungli jalanan kerap digelar polisi di wilayah lainnya, terutama di Sumatera Utara. “Sekali lagi saya katakan harus diambil tindakan tegas,” ulangnya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *