Ijeck Angkat Komentar Soal Nasib Nelayan Tradisional di Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Tokoh Sumatera Utara (Sumut) yang juga Calon Gubernur yang akan bertarung di Pilkada 2018, H Musa Rajekshah angkat bicara ketika diminta komentarnya terkait nasib nelayan saat ini.

Putra H Anif Shah ini memandang, butuh komitmen untuk menjadikan nelayan yang berdaulat. “Jangan ada lagi potensi laut bangsa sendiri dijadikan ladang garapan orang asing,” ucapnya usai sosialisasi Perda dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 71 tentang zona tangkap laut, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya, sosialisasi peraturan ini sangat penting agar nelayan Sumut menjadi berdaulat di laut sendiri. “Paling tidak, kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri. Potensi laut yang kaya raya ini jangan cuna dinikmati bangsa asing,” kata Ijeck, sapaan akrabnya.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya penegakan regulasi. “Relnya sudah ada. Tinggal bagaimana kita berkomitmen, apakah mau memperhatikan nelayan atau menjadikan nelayan kita semakin tertindas. Komitmen saya sudah tegas, saya mau nelayan tradisional kita berdaulat di negeri sendiri,” imbuhnya.

Sebelumnya pada sosialisasi Permen 71 itu, hadir Wakil Ketua Komisi III DPR RI Mulfachri Harahap. “Banyak masukan dan informasi saya dapatkan dari rembug nelayan seperti ini. Saya akan instruksikan Wakil.Ketua Komisi IV (mitra Kemelenterian Kelautan) Bapak Viva Yoga agar ini ditindaklanjuti,” kata Ketua Fraksi PAN DPR RI tersebut.

Seorang nelayan tradisional Belawan, Ruslan berharap Mukfachri Harahap dan Musa Rajekshah bisa memperjuangkan kedaulatan nelayan. “Kami sangat berharap agar pukat trawl itu ditertibkan. Padahal regulasinya sudah jelas,” tukas Ruslan. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *