Lomba Azan, Da’i Cilik dan Tahfiz Quran yang Diprakarsai Polrestabes Medan Sukses

MEDAN (bareskrim.com) | Polrestabes Medan bersama dengan Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sumatera Utara, sukses melaksanakan perlombaan Azan, Da’i Cilik dan Tahfiz Alquran tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaksanakan di Masjid Raya Al Mashun Medan, pada 7-8 April 2018.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto SH SIK MSi didampingi Waka Polrestabes AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK mengatakan, perlombaan ini awalnya dilaksanakan untuk tingkat Kota Medan, namun tingginya antusias peserta dari luar daerah yang ingin ikut dalam perlombaan, maka panitia memberikan quota untuk peserta dari luar Medan sebanyak 10 peserta per kabupaten / Kota. Dalam perlombaan ini, jumlah peserta keseluruhan mencapai 1002 peserta.

Seratus peserta diantaranya dari luar Kota Medan yaitu Langkat, Binjai, Asahan, Labuhan Batu dan Padangsidimpuan. “Ya, kita berusaha mencetak generasi penerus bangsa dari usia dini agar terhindar dari bahaya narkoba, perilaku menyimpang dan sex bebas serta pembatasan usia dini penggunaan internet dan media sosial,” kata Dadang.

Adapun peserta yang menjadi juara dalam perlombaan ini yaitu dalam kategori perlombaan Da’i Cilik Tingkat SMP yaitu juara satu, Lala Febrianti, NPP 37 dengan nilai 90, juara dua, M Rizky Simamora, NPP 134 dengan nilai 87, juara tiga, harapan satu, Novia Damayanti, NPP 182 dengan nilai 86, harapan dua Ghina Fadhilla, NPP 194 dengan nilai 84 dan harapan tiga, Falahani NPP 68 dengan nilai 83.

Da’i cilik tingkat Sekolah Dasar, yaitu juara satu Nazwa Al Shandi, dengan nilai 90, juara dua Nafila Anjani dengan nilai 88, juara tiga Mitfah dengar nilai 84, harapan satu Azzahrah denga nilai 83, harapan dua Kiki Ardiansyah dengan nilai 82 dan harapan tiga Rafa Irya Fathin dengan nilai 81.

Kategori azan tingkat SMP, yaitu juara satu M Ikmal dengan nilai 99,5, juara dua Angga Wiranata dengan nilai 98,5 juara tiga Saiful Azwar dengan nilai 98, harapan satu M Rifky A Mora Nasution dengan nilai 97, harapan dua Nauval Samudra NPP 166 dengan nilai 96, harapan tiga A. Alhafiz dengan nilai 95,5.

Kategori azan tingkat SD juara satu Nabil Gilbran Arafah dengan nilai 93,5, juara dua Adam Alfahrezi dengan nilai 93, juara tiga Indra Setiawan dengan nilai 92,5, harapan satu M Habibi Nasution dengan nilai 92, Harapan dua Fahri Rizky dengan nilai 91,5, harapan tiga M Rafy dengan nilai 85.

Tahfiz Alquran tingkat SD, yaitu juara satu Najia Ulya dengan nilai 95, juara dua Alya Putri Zebua dengan nilai 94,5, juara tiga Rahmilatul Khairad dengan nilai 93,5, harpan satu Naila Nazwan NPP 152 dengan nilai 93, harapan dua Isnanda Syahputra dengan nilai 92,5 harapan tiga Annisa Adridi Harahap dengan nilai 91,5.

Tahfiz tingkat SMP juara satu Riza Abdi Febrial dengan nilai 97, juara dua Diki Wiranda dengan nilai 96, juara tiga Sakinatul Aulia Hasibuan dengan nilai 95,5, harahap satu Kaka Rafli Alamsyah dengan nilai 95, harapan dua M Zaidan Alfatih Nasution 94 dan harapan tiga NailabAdha Sitorus dengan nilai 93.

Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan, kata Dadang. Sebab, kalau ahlak dan moral generasi dini penerus bangsa sudah baik maka akan mudah untuk menghempang pemikiran negatif dari luar, dan sejalan dengan program Pemerintah Kota Medan dan Polrestabes Medan yang ingin medan aman dan kondusif. Apalagi kegiatan besar seperti ini hanya dipersipkan dalam waktu singakt yang tidak sampai dala satu bulan.

Dadang sangat berterimakasih dengan panitia yang juga kader HMI dari UISU, MIPA Unimed, UIN dan UMN yang telah mensukseskan kegiatan ini. “Mereka sangat tangguh, kreatif dan saya yakin mereka akan menjadi orang yang sukses nantinya, saya senang dengan mereka, saya tidak menyangka kegiatan akan sebesar ini,” ucap Dadang.

Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua Masika ICMI Orwil Sumut Irwansyah Putra Nasution SH menambahkan mengucapkan terimakasih kepada Kapolrestabes Medan beserta jajaran yang sudah mensupport dan perduli terhadap kegiatan ini. “Kita ingin polisi menjadi bagian dalam penyelamatan generasi bangsa,” ucapnya.

Irwansyah yang biasa dipanggil Ibey dan juga berprofesi sebagai jurnalis di NET TV Sumut menyatakan sebagai cendekiawan, dirinya dan Masika ICMI Sumut, berkomimen untuk terus mengajak semua pihak baik masyarakat maupun lembaga pemerintah dan swasta untuk terus perduli terhadap generasi penerus bangsa dari setiap bahaya untuk menghancurkan NKRI. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *