Bacaleg PSI Medan Diuji Pengetahuan Korupsi dan Intoleransi

MEDAN (bareskrim.com) | DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Medan melakukan tes wawancara terbuka kepada Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) 2019, pada 14 -15 April 2018.

Bertempat di Restoran Sondoro Jalan Adam Malik Medan, puluhan Bacaleg PSI Medan mengadu nasib dengan mempersentasekan persoalan Korupsi dan Intoleransi dihadapan tim juri independen.

Menurut Ketua DPD PSI Medan, Patar Hasudungan Silitonga, penjaringan Bacaleg PSI ini sudah memasuki dua gelombang. “Ini gelombang kedua. Seleksi wawancara dilakukan secara terbuka dan juga terlaksana di seluruh DPP maupun DPD PSI se-Indonesia,” katanya, Minggu (15/4/2018).

Untuk Kota Medan, tes wawancara dipusatkan di Restoran Sondoro. “Seleksi Bacaleg Kota Medan ini baru gelombang pertama, sedangkan untuk DPP penjurian gelombang kedua. Seluruh Bacaleg dari seluruh dapil (daerah pemilihan) Kota Medan diwajibkan ikutserta dalam tes wawancara bersama tim juri independen,” ucapnya.

Seluruh Bacaleg Kota Medan, tambahnya, diminta untuk mempersentasekan seputar korupsi dan intoleransi yang menjadi bahasan prioritas bagi PSI.

Patar Silitonga didampingi Sekretaris DPD PSI Medan Fahri Riza berharap, dari hasil tes wawancara ini diperoleh Bacaleg yang berkualitas dan berdedikasi untuk berlaga dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *