Perantau Jawa di Agara Adakan Pentas Seni Kuda Kepang

KUTACANE (bareskrim.com) | Aceh Tenggara (Agara) sebagai salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Aceh mempunyai miniatur Indonesia berbagai keanekaragaman, suku dan agama menetap disini dan hidup berdampingan.

Begitu juga dengan seni dan budayanya, berbagai macam budaya antar suku dengan mudah dapat dijumpai di Tenggara Provinsi Aceh atau kabupaten berbatasan langsung dengan Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Salah satunya, seperti kesenian budaya tradisional suku Jawa adalah Kuda Kepang.

Penasehat Persatuan Perantau Jawa Kabupaten Aceh Tengara (PPJA), Lantra mengatakan, kegiatan atau pentas kesenian tradisional Kuda Kepang, diselenggarakan di Desa Purwodadi Kecamatan Badar sebagai bentuk melestarikan seni budaya suku Jawa di daerah ini.

“Selain Kuda Kepang, kita juga memetaskan Gamelan, Tari Kuda, Tari Topeng dan Tari Barong, kegiatan juga untuk mengingatkan kepada generasi muda bahwa kita suku jawa juga mempunyai tarian tradisional dari leluhur kita,” kata Lantra kepada awak media bareskrim.com, Senin (16/4/2018).

Dengan jumlah ribuan suku Jawa menetap di Aceh Tenggara (Agara), kedatangan suku Jawa ke daerah ini sudah sejak puluhan tahun silam. Namun disayangkan seni budaya suku jawa tersebut tidak pernah mendapat suport dari Pemerintah Daerah.

“Pentas kesenian tradisional suku Jawa ini juga sebagai ungkapan kami suku jawa perantau bahwsanya kami ada disini, dengan kesenian tradisional kami,” kata Lantra.

Lebih jauh, Kesenian kuda kepang ini dibawa tetua mereka dari Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah waktu pindah kemari. “Kita berharap kepada pemerintah daerah melalaui Pariwisata untuk dimajukan juga budaya jawa di Aceh Tenggara,” tuturnya. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *