Operasi Patuh Toba 2018 Digelar Libatkan 1.491 Personel Gabungan

MEDAN (bareskrim.com) | Sebanyak 1.491 personel gabungan Ditlantas Polda Sumut, Polisi Militer, Dinas Perhubungan, TNI, melaksanakan Operasi Patuh Toba 2018 selama 14 hari mulai 26 April hingga 9 Maret.

Operasi (Ops) itu ditandai dengan gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw, dengan diberikannya tanda semat operasi kepada personel yang terlibat.

Bahkan Kapolda Sumut juga melakukan pengecekan kesiapan sejumlah personel serta kendaraan taktis yang digunakan selama operasi saat apel pasukan di Lapangan KS Tubun Polda Sumut.

Membacakan amanat Kakorlantas Mabes Polri, Paulus, mengatakan Operasi Patuh Toba 2018 yang dilaksanakan untuk mengatasi masalah lalu lintas yang terus mengalami perkembangan.

“Saat ini pertumbuhan sarana transportasi berkembang dibarengi dengan meningkatnya jumlah kendaraan. Sehingga untuk mengurangi angka kecelakaan diharapkan peran Polantas memberikan pemahaman mengenai tertib berlalu lintas,” jelasnya saat memimpin apel pasukan, Kamis (26/4/2018).

Paulus mengungkapkan, pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2018 diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan di jalanan. Sebab meningkatnya jumlah kendaraan maka tidak menutup kemungkinan terjadinya laka lantas.

Lebih lanjut diutarakan Kapoldasu, Operasi Patuh Toba 2018 juga meningkatkan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar).

“Tujuannya agar para pengendara patuh dalam berlalu lintas serta mewujudkan kelancaran lalu lintas,” tuturnya.

Paulus menegaskan kepada personel yang melaksanakan tugas Operasi Patuh Toba 2018 harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang berkendaraan yang baik. “Selama operasi tetap junjung polisi yang Promoter (Profesional Modern dan Tepercaya),” pungkasnya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *