DPP N4J Rayakan HUT ke 57 Presiden Jokowi

MEDAN (bareskrim.com) | Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Untuk Jokowi (N4J) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 57 Presiden Jokowi di kantor Sekretariat DPP N4J Jalan Nibung II No 12 Medan.

Hadir dalam acara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat N4J Dr RE Nainggolan MM dan pengurus lainnya, seperti JA Ferdinandus, Sihar Cibro, Agus Priadi, Theresia R Marbun, AD Handoko, Abdi Dharma, Jadi Pane, Anthoni Manurung, Ronald Naibaho, Julius Silaen, Budi Sitepu, Pandita M Chandra Bose, Ericson Gultom, H Den Martin Nasution, Adol Frian Rumaijuk STP dan lainnya.

Perayaan diawali dengan penyalaan lilin sembari menyanyikan lagu panjang umur oleh RE Nainggolan dan diikuti pengurus N4J lainnya. Dalam kesempatan itu, juga didoakan agar Presiden Jokowi selalu sehat dan dilindungi Tuhan, serta panjang umur sehingga bisa memimpin bangsa ini kembali untuk periode berikutnya.

“Nusantara Untuk Jokowi! Kerja…kerja…kerja..lanjutkan! Jokowi! Dua periode..,” ujar mereka secara bersama-sama.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyampaikan dukacita kepada para korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sibar Bangun di Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Senin (18/6/2018).

“DPP N4J sangat berduka atas tragedi KMP Sinar Bangun di Tigaras, Simalungun. Kita meminta kepada pihak terkait, untuk mencari para korban lainnya. Kepada para keluarga korban yang tewas diberikan kekuatan oleh Tuhan, serta tabah menghadapi cobaan ini,” kata RE Nainggolan.

Dia juga mendesak, agar petugas penyelamat di lapangan dapat bekerjakeras untuk menemukan para korban yang hilang. “N4J juga telah membuat Posko di Simanindo, Simalungun. Dengan adanya Posko N4J ini, dapat lebih mendukung para petugas di lapangan untuk mencari para korban lainnya. Jadi N4J bersama Aliansi Jokowi ikut membantu dengan membuat Posko di Tigaras,” paparnya.

Dari kejadian ini, dia juga meminta agar semua pihak terkait ikut mendorong kesadaran bersama pentingnya keselamatan penumpang dalam hal pelayaran. Sebab standarisasi keselamatan seperti pelampung, merupakan keharusan. Tanpa alasan apapun, keamanan harus jadi prioritas.

“Mungkin ke depan kita harus menyadarkan bahwa pelampung itu penting. Kepada pengelola pelayaran juga, harus ada. Terutama kepada penumpang, jangan karena merasa dekat, lantas itu tidak penting,” ujarnya.

Menurutnya, selain pembelajaran terhadap standarisasi penyelamatan pelayaran, seluruh pihak juga harus mempelajari bahwa Danau Toba sebagai satu danau terbesar dunia, punya keunikan tersendiri. Hal ini, karena luasnya sudah mirip seperti laut dengan ombak besar dan angin kencang.

Sebelumnya juga dilakukan rapat, yang dipimpin langsung oleh RE Nainggolan, dan mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat N4J, akan melantik DPD N4J di 11 provinsi yang ada di Indonesia. Sejak dideklarasikan 7 Mei 2018 lalu, masyarakat sangat merespon dengan positif, bahkan bersedia bergabung membentuk N4J di daerah masing-masing.

Dia menjelaskan, sebelas provinsi yang sudah mendapat mandat DPP itu, adalah Sumut, Nanggroe Aceh Darussalam, Lampung, Banten, Daerah Khusus Istimewa Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

“Jadi antusiasme di daerah sangat tinggi, mereka (DPD N4J provinsi) terus bekerja untuk melakukan pembentukan di kabupaten/kota,” ujarnya sembari mengatakan, dari 33 kabupaten/kota di Sumut hampir sebagian besar mendapat mandat dan sudah siap untuk dikukuhkan.

Menurut dia, masyarakat menyadari progres pembangunan di era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla semakin bertumbuh. Itu juga tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi dengan munculnya berbagai rintangan dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun Jokowi tetap bekerja dengan hati yang tulus dan sederhana.

Menurutnya, Jokowi telah memberi jiwa dan raganya untuk Indonesia. Juga bukti-bukti konkrit melalui kerja nyata bukan kata-kata. “Di masa pemerintahannya yang sudah empat tahun, kami melihat Jokowi sungguh-sungguh membangun negeri ini. Hal itu dibuktikan dengan sikapnya yang tidak memberi jarak dengan rakyat. Jokowi itu seperti tetangga kita sendiri yang bisa kita lihat kapan pun, kita sapa dan saksikan kapan saja. Tentu tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi kami melihat beliau pak Jokowi masih merupakan pilihan terbaik, untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan besar yang telah dimulainya,” ujarnya, seraya mengatakan, DPP N4J akan membuat kegiatan sosial pelayanan kesehatan sekali dua bulan di kantor DPP N4J. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *