KM Sinar Bangun Tenggelam | Polri ‘Bidik’ Kadishub Samosir

MEDAN (bareskrim.com) | Pasca menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus tenggelamnya kapal motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, kini Polda Sumatera Utara tengah meluaskan penyidikannya.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, bahwa ditemukannya kelalaian dalam melakukan pengawasan. Karenanya saat ini Polri bakal ‘membidik’ Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, NS sebagai tersangka baru.

“Memang arahan pasti ada kesana (tersangka). Karena berkaitan dengan kewenangan dan tanggung jawab termasuk kelemahan dalam pengawasan,” ungkapnya, Selasa (26/6/2018).

Kapolda menduga, unsur kelalaian itu terjadi karena tidak berjalanannya regulasi yang seharusnya menjadi ketetapan dalam keselamatan penumpang.

“Seharusnya regulasi itukan di cek and ricek, kemudian diawasi. Tapi nampaknya itu semua sebagaimana dugaan penyidik tidak diatur di dalam regulasi itu sendiri. Larangan itu ada, batasan itu ada, tapi mereka tidak melarang dan memberikan pengawasan secara ketat sesuai dengan fungsinya masing-masing,” jelasnya.

Kapolda mengakui, jika selama ini pengawasan terhadap perkapalan di Danau Toba masih lemah. Itu dikatakannya setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan dinas, pemilik kapal dan regulator yang menyatakan ada banyak persoalan dalam pengangkutan.

“Misalkan saja kapal sejenis 17 GT tidak boleh mengangkut sepeda motor. Tapi kenyataannya, sarana dan prasarana cuma itu,” terangnya.

Namun begitu, sambung Kapolda, pihak kepolisan seluruhnya menyerahkan kepada proses pengadilan untuk pengungkapnya. “Saat ini, sudah 10 sampai 16 orang yang kita periksa sebagai saksi,” pungkasnya.

Sebelumnya, (25/6/2018), Polda Sumut telah menetapkan nahkoda sekaligus pemilik kapal Poltak Soritua Sagala, Pegawai Honor Dishub Samosir anggota Kapos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang, PNS Dinas Perhubungan Samosir Kapos Pelabuhan Simanindo, Golpa F Putra, serta Kepala Bidang Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Samosir Dishub Provsu, Rihad Sitanggang, sebagai tersangka. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *