‘Penghuni’ Rumah Tahanan Polda Sumut Tak Ada yang Mencoblos Gegara KPPS Tak Datang

MEDAN (bareskrim.com) | Akibat ketidakhadiran pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ke Mapolda Sumut, sejumlah ‘penghuni’ rumah tahanan Polda Sumut gagal mengikuti proses pencoblosan pemilihan kepala daerah.

“Tidak ada tahanan Polda Sumut yang ikut mencoblos karena KPPS setempat tidak datang,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Rabu (27/6/2018).

Dijelaskan MP Nainggolan, terdapat sebanyak 63 ‘penghuni’ tahanan Polda Sumut terlibat berbagai kasus, termasuk narkoba dan pidana umum serta khusus di bawah pengawasan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti).

Menurut MP Nainggolan, Direktur Tahti Polda Sumut telah melakukan upaya untuk memberikan hak suara kepada para tahanan, namun tidak dipenuhi pihak penyelenggara. “Direktur Tahti sudah berkoordinasi dengan KPPS setempat, tapi saat pencoblosan tidak datang,” kesal MP Nainggolan.

Seperti diketahui, Rabu (27/6/2018) merupakan momentum pesta demokrasi di seluruh Indonesia. Terdapat sejumlah provinsi hingga kabupaten yang melaksanakan pencoblosan pemilihan kepala daerah (pilkada). (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *