Perampokan BTPN | Polda Bentuk Tim Lakukan Penyelidikan

MEDAN (bareskrim.com) | Pasca terjadinya perampokan di Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) di Jalan Medan-Batangkuis Pasar VIII Dusun XI Desa Bandar Kalipah Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, Selasa (10/7/2018), Polda Sumut langsung membentuk tim melakukan penyelidikan.

“Kita telah membentuk tim dengan melibatkan Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek setempat,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja kepada awak media, Selasa (10/7/2018).

Sejauh ini, kata Tatan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai kasir bank, Leli Hasibuan (25) dan sekuriti, Alfisyar (31). “Dua orang sudah diperiksa sebagai saksi, di antaranya kasir bank dan petugas sekuriti,” sebutnya.

Sementara, terkait terduga pelaku yag berjumlah tiga orang, Tatan mengaku saat ini masih dalam penyelidikan. Apalagi, salah satu dari pelaku disebut menggunakan senjata api (senpi) dalam melakukan aksinya.

Terkait kepemilikan senpi itu, Tatan belum bisa memastikan apakah senjata yang digunakan pelaku merupakan organik kesatuan. “Belum tahu kita. Bisa saja senjata laras pendek yang digunakan pelaku merupakan replika,” katanya.

Disinggung dari kepemilikan senjata, diduga keterlibatan aparat bersenjata atau teroris, Tatan enggan berspekulasi. Kata dia, semuanya akan diketahui setelah tim gabungan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Masih diselidiki. Untuk mengetahui senpi itu milik aparat atau bukan, diketahui dari nomor (register) yang ada di senpi tersebut,” jelasnya.

Namun diakui Tatan, bila saat peristiwa perampokan terjadi, penjagaan saat itu sedikit lengah. Ditambah tidak adanya personel kepolisian yang biasanya berjaga di setiap bank.

“Kemungkinan para pelaku telah mengintai bank saat jam-jam lengah. Kebetulan kejadiannya pagi, saat pergantian penjagaan,” urainya.

Mengenai fenomena perampokan bersenjata itu, bukanlah kali pertama terjadi. Tatan mengimbau, agar setiap masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *