Polres Aceh Tamiang Musnahkan 2,5 Kg Sabu

ACEH TAMIANG (bareskrim.com) | Polres Aceh Tamiang memusnahan barang bukti narkotika seberat 2,5 kg jenis sabu dari hasil penangkapan yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba, Rabu (11/7/2018).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK MH didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Wahyu Yudi Stira Putra menyampaikan barang tersebut disita dari hasil penangkapan terhadap dua tersangka pengedar narkotika jenis sabu di sebuah rumah berlokasi di Dusun Suka Damai Desa Sineubuk Dalam Mesjid Kecamatan Bendahara Aceh Tamiang dan di Desa Karang Anyar Kota Langsa pada (29/6/2018).

AKBP Zulhir Destrian SIK MH menjelaskan, barang haram yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus terhadap penangkapan seorang tersangka yang bernama RD Alias Embot Bin Zakaria pada 27 Juni 2018 yang dilakukan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tamiang dalam rangka memutus mata rantai peredaran narkotika yang terjadi di Provinsi Aceh pada umumnya dan khususnya wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

AKBP Zulhir Destrian SIK MH menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka RD yang dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Wahyu Yudi Stira Putra, didasari atas informasi masyarakat bahwa adanya peredaran narkotika sabu di seputaran Dusun Suka Damai Desa Seunebok Dalam Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dilokasi yang diinformasikan dan berhasil menangkap tersangka ED Alias Bos Win Bin Usman di rumahnya. Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika yang disembunyikan didalam kamarnya sebanyak 9 paket kecil seberat 7,92 gram.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka ED diketahui bahwa sabu tersebut diperoleh dari tersangka RD yang selanjutnya tim melakukan pengembangan perkara untuk mengejar tersangka yang diketahui tinggal di rumah kontrakannya Desa Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa.

Tersangka RD yang melihat kedatangan polisi, mencoba melarikan diri. Kemudian tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka RD. Setelah kejar-kejaran sejauh lebih kurang 2 kilometer, selanjutnya petugas membawa tersangka RD menuju kerumah kontrakannya.

“Didalam kontaraknnya tersebut ditemukan barang bukti yang disimpannya didalam lemari pakaian. Berdasarkan pengakuan tersangka RD, sabu tersebut didapatkan dari temannya dengan inisial AM yang juga merupakan warga Aceh Tamiang,” perwira berpangkat melati kuning dua itu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK MH mengatakan, dengan adanya pengungkapan kasus ini, pihaknya telah menyelamatkan nyawa manusia dari penyelahgunaan narkotika mencapai 10.927 jiwa dengan kalkulasi penghitungan untuk tiap 1 gram narkotika jenis sabu digunakan oleh tujuh orang. (evan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *