Polda Sumut Ungkap Sidikat Narkoba Jaringan Internasional | 17 Kg Sabu dan 2 Ribu Pil Ekstasi Disita

MEDAN (bareskrim.com) | Personil Dit Narkoba Polda Sumut kembali mengungkap jaringan peredaran narkoba internasional di Sumatera Utara.

Pembongkaran sindikat ini dilakukan lewat rangkaian penangkapan pada 6 lokasi berbeda dengan total 10 orang tersangka. Dua diantaranya bahkan tewas ditembak petugas dan saat ini jenazahnya ditempatkan di RS Bhayangkara Medan.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, dari rangkaian operasi pengungkapan jaringan sindikat narkoba ini, petugas menyita 17 kg narkoba jenis sabu dan 2 ribu butir pil ekstasi.

Data yang diperoleh, penangkapan pertama dilakukan di Jalan Karya Jaya, Medan Johor pada (19/7/2018). Di lokasi ini petugas menangkap dua bandar berinisial M dan DN dengan barang bukti 2 kg sabu.

Dari kedua tersangka petugas mengorek informasi dan melakukan operasi penangkapan lanjutan di Jalan Ngumban Surbakti dengan menangkap seorang tersangka berinisial MR (38) warga Jalan Iskandar Muda, Aceh dengan barang bukti 5 kg sabu.

Usai melakukan operasi pada dua lokasi tersebut petugas kembali melakukan pengembangan dan mendeteksi keberadaa anggota sindikat lainnya di Jalan Arteri Kuala Namu, Deli Serdang. Petugas langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui dua orang bandar sabu lainnya berinisial D alias I dan AR sedang melintas menggunakan mobil Avanza BK 1539 KP.

Petugas mencoba menghentikan namun diserang oleh salah seorang tersangka menggunakan senjata api sehingga petugas menembak keduanya dan akhirnya meninggal dunia.

Tidak berhenti hanya pada 3 lokasi, petugas masih melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan di Jalan Setia Budi, Gang Kamboja, Perumahan Setia Budi. Di lokasi ini petugas melakukan penyamaran seolah menjadi pembeli dan berhasil menangkap 3 orang bandar berinisial JJ, I dan DS dengan barang bukti 1 kg sabu.

Dalam pengembangannya ketiga pelaku mengaku menerima sabu tersebut dari seseorang di kawasan Kampung Kubur, namun dilokasi ini JJ dan I justru mencoba melarikan diri sehingga ditembak pada kakinya.

Penangkapan kelima juga dilakukan oleh petugas di Jalan AH Nasution tepatnya di restoran A&W. Di lokasi ini petugas menangkap seorang anggota sindikat berinisial MMS alias AG dengan barang bukti 5 kg sabu.

Dari pengakuannya, sabu tersebut diperoleh dari seseorang di Kuala Tanjung, Batubara sehingga petugas melakukan pengembangan dengan menggelandangnya ke lokasi tersebut. Namun, saat dilokasi yang bersangkutan justru tidak kooperatif dan mencoba kabur sehingga ditembak oleh petugas pada bagian kaki.

Operasi terakhir dilakukan di Simpang Inalum dan Kampung Medang Deras Kabupaten Batubara pada (22/7/2018). Di lokasi ini petugas berhasil menangkap AN (48) warga Medan Deras. Dari dua lokasi ini petugas menyita 2 kg sabu dan 2 ribu butir ekstasi.

Seluruh sabu yang disita oleh petugas menggunakan bungkus yang sama yakni bungkus teh Cina “Guan Ying Wang”. Selain barang bukti narkoba, petugas juga menyita 3 sepeda motor milik para tersangka, 1 unit mobil, 1 pucuk pistol serta beberap unit handphone. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *