Aplikasi Si Betah Wujud Penerimaan Polri yang Bersih dan Transparan

LANGKAT (bareskrim.com) | Sejumlah orangtua siswa polisi yang anaknya memulai pendidikan di SPN Polda Sumut Hinai, Selasa (7/8//2018), mengapresiasi proses penerimaan Polisi tahun 2018. Sejumlah orang tua siswa, memastikan tidak mengeluarkan uang satu rupiah pun, karena adanya aplikasi Si Betah (Bersih dan Transparan) yang digunakan saat proses penerimaan.

Salah satu orangtua siswa, P Siregar asal kota Medan menyebutkan, sejak pertama kali anaknya mengikuti seleksi penerimaan Polisi, dirinya hanya mengeluarkan uang transportasi, yang digunakan anaknya. Sedangkan untuk urusan menjamin kelulusan anaknya, P Siregar hanya megandalkam kemampuan sang anak, tanpa mengeluarkan uang satu rupiah pun.

“Aplikasi Si Betah sangat membantu, semua bersih dan transparan. Modal kami, hanya kemampuan anak kami saja. Kalau uang, sama sekali tidak ada kami setor kemanapun,” ujar P Siregar.

Di tahun pendidikan 2018, terdapat 294 siswa polisi, yang dinyatakan lulus dan akan mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) selama 7 bulan. Dari 294 siswa, 1 diantaranya mengikuti pendidikan di SPN Sulawesi Selatan, sedangkan 293 lainnya akan mengikuti pendidikan di SPN Polda Sumut Hinai.

Diktukba, dibuka oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpauw. Saat pembukaan, sejumlah Bupati dan Walikota dari berbagai daerah di Sumatera Utara, turut hadir dalam pembukaan Diktukba.

Bupati dan Walikota yang hadir, umumnya memiliki sungbangsih dan turut ikut serta dalam proses pembangungan SPN Polda Sumut Hinai.

“Kita sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung keberadaan SPN Polda Sumut Hinai ini, semoga adik-adik kita yang dididik disini, menjadi polisi terbaik, yang kita miliki,” sebut Irjen Pol Paulus Waterpauw. (nico/B).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *