Hingga Juli 2018, Ribuan Pengendara Meninggal Gegara Kecelakaan Lalulintas

MEDAN (bareskrim .com) | Sebanyak 1.085 pengendara tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di sejumlah wilayah Polres jajaran Polda Sumut sejak Januari-Juli 2018.

“Januari-Juli 2018 terjadi 3.229 kecelakaan lalu lintas dengan korban tewas 1.085, luka berat 873 orang, luka ringan 3.675 orang dan kerugian material mencapai Rp7.682.670.000,” kata Direktur Lalu Lintas (lantas) Poldasu, Kombes Agus Susanto didampingi Kasubdit Gakkum AKBP Tulus Juswantoro kepada wartawan, (9/8/2018).

Kata dia, dibandingkan jumlah laka dan korban tewas 2017 ada kenaikan. “Untuk Januari-Juli 2017 terjadi lakalantas 3.050 dengan korban tewas 928 orang, luka berat 1.039 orang, luka ringan 3.394 orang dan kerugian material Rp6.536.415.000,” jelas Agus.

Menurut Agus Susanto, penyebab terjadinya lakalantas ada empat faktor, di antaranya faktor jalan rusak, berlobang, pandangan terhalang, jalan licin, tidak ada lampu, marka jalan, rambu dan tikungan tajam.

Kemudian, lanjutnya, faktor alam, seperti hujan. Faktor kendaraan, di antaranya rem tidak berfungsi, kemudi kurang baik, ban, as belakang, lampu depan, lampu belakang, penerangan kurang baik dan menyilaukan kendaraan lain. Kemudian faktor manusianya.

“Ditlantas Polda mengimbau kepada pemilik kendaraan terutama angkutan umum untuk tetap merawat dan memeriksaan kondisi kendaraannya agar tetap laik jalan,” tukas Agus.

Sedangkan Kasubdit Gakkum AKBP Tulus Juswantoro menambahkan, dalam kasus lakalantas di jajaran Polres yang paling banyak terjadi lakalantas di wilayah Polrestabes Medan mencapai 684 kecelakaan dengan korban tewas 133 orang, luka berat 355 orang, luka ringan 467 orang dan kerugian material Rp1.409.100.000.

“Kemudian Polres Labuhan Batu mencapai 139 kecelakaan dengan korban tewas 148 orang, luka berat 25 orang, luka ringan 125 orang dan kerugian material Rp432.600.000,” terang Tulus.

Selanjutnya, Polres Deliserdang terjadi 258 lakalantas dengan korban tewas 73 orang, luka berat 8 orang, luka ringan 130 orang dan kerugian material Rp120.950.000. Polres Tebing Tinggi terjadi 166 lakalantas dengan korban tewas 33 orang, luka berat 11 orang, luka ringan 278 orang dan kerugian material Rp308.300.000.

Polres Langkat terjadi 176 lakalantas dengan korban tewas 77 orang, luka berat 4 orang, luka ringan 248 orang dan kerugian material Rp686.325.000. Polres Binjai terjadi 92 laka lantas dengan korban tewas 37 orang, luka berat 18 orang, luka ringan 84 orang dan kerugian material Rp145.900.000.

Polres Tanahkaro terjadi 113 lakalantas dengan korban tewas 38 orang, luka berat 9 orang, luka ringan 158 orang dan kerugian material Rp479.800.000.
Polres Simalungun terjadi 182 lakalantas dengan korban tewas 68 orang, luka berat 32 orang, luka ringan 195 orang dan kerugian material Rp619.600.000. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *