Ketahuan Mencuri | Duo Anak Mulioreji Diringkus Polsek Sunggal

MEDAN (bareskrim.com) | Akibat minum tuak, dua sohib, Januari Sihombing (20) dan Marliansyah Muika Panjaitan alias Maga (21) nekat mencuri di rumah Marihot Simanjuntak (43) di Jalan Rajawali, Desa Mulioreji, Kecamatan Sunggal Deliserdang.

Namun sial bagi kedua pelaku, pasalanya belum sempat berhasil menjalankan aksinya, kedua lelaki yang tinggal di Desa Mulioreji itu ketahuan terpergok dengan pemilik rumah. Alhasil, keduanya pun babak buntal nyaris tewas dihakimi massa.

Menurut informasi, aksi itu dilakukan keduanya seusai minum tuak tak jauh dari kediaman Januari, di Jalan Pembanunan KM 12,  Selasa (4/9) sekira jam 02.00 WIB. Karena merasa situasi belum memungkinkan untuk beraksi, keduanya pun sempat menunggu waktu yang pas di rumah Januari. Saat kedua lelaki pengangguran itu merasa sudah aman, keduanya pun berjalan mendekati kediaman Marihot. Perlengkapan mencuri pun telah disediakan keduanya dari rumah.

Di lokasi, keduanya langsung berbagi tugas, dimana Januari bertugas sebagai pemantau situasi. Sementara Maga bertindak sebagai eksekutor. Galah panjang yang diujungnya telah dibuat tanggok pun mulai mencari sesuatu yang berharga dari dalam rumah Marihot. Tapi apes, belum lagi berhasil aksi keduanya diketahui Marihot. Sontak Marihot pun meneriaki keduanya sehingga membangunkan warga.

Meski sempat berusaha kabur menyelamatkan diri, keduanya berhasil ditangkap warga. Tak beda dengan maling-maling lainnya, keduanya pun dihujani warga dengan pukulan bertubi-tubi hingga keduanya nyaris tewas. Beruntung, petugas Polsek Sunggal yang mendapat informasi itu langsung merapat ke lokasi dan mengamankan kedua terduga pelaku yang sudah tak berdaya.

Melihat kondisi keduanya yang terluka parah, petugas pun membawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan keduanya.

“Kedua pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti sebilah parang dengan ukuran panjang 50 cm, sebuah garpu yang sudah di modifikasi, satu gagang kunci T, obeng, tanggok dan sebilah pisau dapur,” ungkapnya.

Kini kedua pelaku harus menjalani hukuman dari perbuatannya selama 9 tahun penjara dengan Pasal 363 ayat (2) Yo 53 KUHPidana. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *