Bermodalkan Lidi | Agus Coba Bobol Mesin ATM

MEDAN (bareskrim.com) | Menggunakan sebatang lidi kecil, Dedy Agustriono (37), warga Jalan Karya Bakti I Kelurahan Sarirejo, Medan Polonia/Jalan Mariendal Gang Baru, Patumbak, mampu membobol mesin ATM (anjungan tunai mandiri).

Namun, aksi sopir itu berhasil dihentikan petugas Subdit III/Umum Direktorat Reskrimum Polda Sumut, saat berupaya ‘menguras’ uang milik seorang nasabah pada ATM gerai toko Alfamidi Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, (6/9/2018).

“Pelaku tertangkap tangan saat sedang melakukan percobaan pencurian uang dari mesin ATM di toko Alfamidi Amplas,” terang Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak kepada awak media, Selasa (11/9/2018).

Maringan menjelaskan, saat beraksi, modus yang digunakan tersangka memasukkan potongan lidi kecil ke dalam ‘mulut’ kartu mesin ATM menggunakan alat penjepit. Setelah itu, dia keluar menunggu korban yang masuk untuk mengambil uang dari ATM tersebut, lalu mengintip nomor pinnya.

“Karena sudah diganjal lidi, maka ATM tersebut tidak bisa melakukan transaksi. Kartu ATM juga tidak bisa keluar karena tersangkut,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Maringan, setelah pemilik ATM meninggalkan mesin ATM, Dedy mulai beraksi dengan mencolok mulut kartu ATM korbannya. Setelah kartu keluar, tersangka menggunakannya untuk menguras isi tabungan korban.

“Tapi, karena ada anggota Polda Sumut yang melihat dan mencurigai pelaku, langsung dilakukan penangkapan. Saat itu, pelaku belum berhasil mengambil isi tabungan dari ATM korban,” sebutnya.

Dari tersangka disita barang bukti berupa 4 potong lidi kecil, 1 alat penjepit dan 8 kartu ATM BRI milik orang lain yang diduga hasil kejahatannya.

Selanjutnya untuk mengungkap identitas pemilik 8 buah kartu ATM BRI tersebut, akan dilakukan pemanggilan terhadap manajemen BRI, agar pemilik kartu ATM dapat dipanggil sebagai saksi.

“Pelaku saat ini sudah ditahan dan telah diterbitkan surat perintah penahanannya,” pungkasnya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *