2 Bandar Narkoba Kecamatan Perbaungan Lumpuh Ditembak Petugas Sat Narkoba Polres Sergai

SERGAI (bareskrim.com) | Sat Res Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) meringkus 2 bandar narkoba di Kecamatan Perbaungan, Kamis (08/11).

Kedua tersangka yakni Rahman (50) warga Desa Bukit Cemara Dusun I Kec.Perbaungan dan
Aidil als Gopal (42) warga Lingkungan VI Desa Tualang Kec.Perbaungan.

Kepada wartawan Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu SH S.Sos SIK didampingi Kabag Ops Kompol Lilik Astono dan Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengatakan kedua tersangka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan personil Sat Narkoba dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi yang mengetahui tersangka Rahman adalah penjual narkoba jenis sabu.

“Tersangka Rahman, ditangkap pada hari Kamis tanggal 8 Nopember 2018 sekira pukul 00.00, saat itu tersangka sedang duduk di warung yang berada Dusun IV B Desa Pematang Sijonam, Kec. Perbaungan. Kemudian dilakukan upaya paksa berupa penggeledahan badan yang ditemukan 1 plastik klip berisi kristal dengan berat sekitar 1gram,” ujar AKBP Juliarman. Sabtu (10/11/2018).

Kemudian saat dilakukan pengembangan ke rumah keluarga tersangka Rahman yang di Dusun IV B Desa Pematang Sijonam Kec.Perbaungan Kab.Sergai, petugas berhasil menyita barang bukti diduga Narkoba yang menurut pengakuan tersangka barang haram tersebut diperolehnya sejak 3 hari yang lalu dari Aidil als Gopal di Lingkungan VI Desa Tualang Kec.Perbaungan.

“Namun disaat personel konsentrasi melakukan pengepungan, tersangka Rahman mencoba kabur sehingga diberi tindakan tegas terukur dimana sebelumnya telah diberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan sehingga kedua kaki kita tembak. Begitu juga dengan tersangka Aidil als Gopal yang mendengar suara letusan senjata api tersangka Aidil melompat dari gubuk dan menerjang anggota, sehingga petugas langsung memberikan tindakan tegas terukur terhadap kaki kanan tersangka,” kata AKBP Juliarman.

Selain kedua tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1buah plastik berwarna kuning silver bertuliskan Refined Chinese Tea berisi kristal dengan berat sekitar 850 Gr (bruto), 1 bungkus plastik berisi kristal, berat sekitar 50,94 Gr (bruto), 1 bungkus plastik klip berisi kristal dengan berat sekitar 25,97 Gr (bruto), 1 bungkus plastik klip berisi kristal dengan berat sekitar 14,36 Gr (bruto), 2 bungkus plastik klip dengan berat sekitar 2,08 Gr (bruto), 1 bungkus plastik klip dengan berat sekitar 1,16 Gr (bruto), 1 buah timbangan elektrik.

“Kedua tersangka dijerat pasal 114 Sub 112 yo 132 UU NO.35 Th 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup dan denda sebanyak banyak 10 M,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *