Produksi Pertamina EP Rantau Field Lampaui Target

ACEH TAMIANG (bareskrim.com) | Produksi minyak dan gas bumi (Migas) PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field hingga November 2018, sudah melampaui target. Hal ini merupakan bukti kerja keras yang dilakukan anak perusahaan dalam menjaga produksi.

Field Manager PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field Hari Widodo mengatakan, hingga 30 September 2018, produksi minyak PEP Rantau mencapai 3.006 barel per hari (bph) dari target 2.730 bph dan realisasi produksi gas mencapai 4.2 mmscfd dari target 3.4 mmscfd.

“Produksi migas tersebut, berasal dari pengelolaan atas 130 sumur aktif, dengan rincian terdiri atas 90 sumur produksi ditambah 40 sumur injeksi. Blok tersebut sebenarnya sudah tergolong tua karena berproduksi sejak tahun 1928, namun untuk menahan laju penurunan alamiah, manajemen melakukan kegiatan seperti reparasi, pembukaan ulang sumur dan reaktivasi sumur suspended (sumur tidak aktif),” katanya.

Hari Widodo menambahkan, hasil tersebut menunjukkan potensi reservoir di Lapangan Rantau masih sangat menjanjikan untuk dieksploitasi, selain itu lapangan Rantau masih bisa memproduksi minyak dengan laju produksi yang cukup besar.

“Pencapaian produksi tersebut tidak lepas dari inovasi pekerja PT Pertamina EP dalam bekerja, karena lapangan dan fasilitas yang tua, ditambah semangat efisiensi perusahaan menuntut pekerja harus melakukan inovasi, ide-ide kreatifitas penting diluar rutinitas pekerjaannya,” ujarnya.

Salah satu inovasi pekerja Rantau Field yang secara siginifikan berdampak terhadap pencapaian produksi Rantau Field yaitu Pembuatan Portable Test Unit melalui Optimalisasi Asset Idle.

“Portable Test Unit merupakan salah satu upaya Rantau Field dalam mewujudkan optimisme peningkatan produksi, Melalui utilisasi Portable Test Unit Rantau Field mampu melakukan percepatan pekerjaan well intervention dan sumur dapat langsung diproduksikan, tanpa harus menunggu ketersediaan Flowline,” ucapnya.

Saat ini analisa potensi sumur dapat langsung dilakukan oleh tim engineering Rantau Field dan terlebih lagi pembuatan Portable Test Unit telah sejalan dengan semangat perusahaan dalam rangka efisiensi di setiap lini pekerjaan.

Hari juga menyampaikan, diharapkan produksi di Rantau Field semakin baik dan memberikan keberkahan bagi PT Pertamina, juga masyarakat sekitar area operasi, serta Aceh Tamiang.

“Secara total, produksi siap jual (lifting) minyak Pertamina EP hingga akhir tahun sebesar 77,8 ribu bph dan tahun depan targetnya naik jadi 82 ribu bph, sementara itu lifting gas sampai akhir 2018 mencapai 805 MMscfd, serta direncanakan tahun depan sekitar 810 MMscfd,” ungkap Hari Widodo. (wdm/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *