Dipenghujung Tahun | Satres Narkoba Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Sabu 45 Kg

MEDAN (bareskrim.com) | Satuan Narkoba Polrestabes Medan mengamankan pelaku jaringan narkoba antarprovinsi jenis sabu dan pil ekstasi di Medan.

Dalam penangkapan yang dilakukan di di Jalan Sisingamangaraja tepatnya pintu masuk Tol Amplas dan Sei Situmandi, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, petugas menyita barang bukti sabu sebanyak 45 kilogram, pil ekstasi sebanyak 40 ribu, keyvitamin sebanyak 6 kilogram, yang akan diedarkan di Kota Medan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Selain barang bukti narkotika, petugas juga mengamankan
dua unit mobil mewah, dan satu timbangan elektrik.

Dalam paparannya di Mapolrestabes Medan, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, mengaku sangat bangga melihat kinerja petugas Polrestabes Medan, dimana di penutupan akhir tahun 2018. Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus narkoba cukup besar yang hendak diedarkan di Kota Medan dan dikendalikan oleh para pelaku jaringan narkoba lintas Provinsi.

“Saya berharap kepada jajaranĀ  Polrestabes Medan lebih meningkatkan lagi untuk menggempur habis peredaran narkoba di Kota Medan. Sebab jaringan narkoba tidak akan pernah menyerah untuk mengelabui petugas dengan cara apapun,” kata Irjen Pol Agus, Rabu (26/12/2018).

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengaku, barang haram yang disita petugas Polrestabes Medan ini berasal dari Negara Malaysia masuk melalui Dumai dan diedarkan ke Kota Medan yang cukup banyak jumlah penduduknya di Indonesia.

Dadang juga mengakui, keberhasilan itu tidak terlepas dari kerjasama yang baik dengan masyarakat Kota Medan yang menginginkan peredaran narkoba bisa ditekan di Medan. Sehingga para pelaku jaringan narkoba yang sudah membawa barang haram di Kota Medan itu cepat tertangkap. “Ada empat pelaku jaringan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang ditangkap oleh petugas Polrestabes Medan,” tambahnya.

Kata Kapolretabes dari pengembangan yang dilakukan itu, petugas berhasil menyita sabu sebanyak 3, 5 kilogram dari Bayu di kawasan Jalan Sei Situmandi pada tanggal 24 lalu.

Sedangkan pelaku yang lainnya bernama Pak Cik, saat ini masih dalam buruan petugas Polrestabes Medan. “Kita tindak tegas peredaran narkoba di Kota Medan,” ujarnya.

Keempat pelaku jaringan narkoba lintas provinsi itu masing – masing, Abdul Bayu, Junaidi Zulfan, Animal dan Aupek. “Para pelaku melanggar pasal 114 Ayat 2 subs 112 Ayat 2 Yo Pasal 132 dari Undang – undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *