Poldasu Ringkus ‘Pedagang’ Satwa Langka

MEDAN (bareskrim.com) | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut meringkus tersangka penjual satwa langka berinisial A (26), warga Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparanperak Kabupaten Deliserdang awal Januari lalu.

Dari penangkapan itu Poldasu menyita barang bukti seperti tiga ekor anak elang brontok, tiga ekor anak kucing akar/ kucing tandang serta tiga ekor anak lutung emas/lutung budeng.

Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes Roni Samtana didampingi Kabid Humas Poldasu, Kombes Tatan Dirsan serta Kasubdit Tipidter, AKBP Herjoni Saragih, Jumat (11/1/2019).

Peristiwa itu terungkap, kata Roni berawal saat pihaknya mendapat informasi adanya penawaran satwa langka yang dilakukan tersangka melalui media online (dunia maya).

Informasi ini lalu ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan. Petugas kemudian menyaru sebagai pembeli

Kemudian setelah bertemu di suatu tempat antara petugas dengan tersangka, petugas langsung melakukan penangkapan setelah tersangka mengeluarkan barang bukti.

Dalam pemeriksaan tersangka mengaku bahwa hewan langka itu dijual dengan harga bervariasi antara Rp200 sampai Rp350 ribu per ekor nya

Dalam menawarkan hewan langka tersebut, dia memanfaatkan grup grup online dan usaha itu sudah dilakukannya beberapa bulan belakangan ini. “Kita akan melakukan pengembangan kasus ini dan bekerja sama dengan instansi BKSDA,” ujar Roni.

“Tersangka akan kita jerat dengan pasal 21 ayat 2 jo pasal 40 undang undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem,” terang Roni. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *