Tewas Lompat dari Angkot Usai Dirampok | Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

MEDAN (bareskrim.com) | Ramadhan Simbolon (42) keluarga dan paman korban Akbar Yani kepada wartawan di RS Mitra Medica, Selasa (15/1/2019), mengatakan, akan membawa korban ke kampung halamannya untuk disemayamkan di rumah duka, di Dusun Lae Toras Desa Tara Bintang Kabupaten Humbahas.

Ia menambahkan, sebelum kejadian korban baru pulang dari Sergai, mau ke ke Kampus Sinar Husni Pulo Brayan. “Almarhum Akbar Yani alumni mahasiswa Sinar Husni dan setelah tamat almarhum dipekerjakan di kampus tersebut,” jelas Ramadhan.

Selain itu, Ramadhan Simbolon juga mengatakan sangat berharap agar pelaku dapat dihukum yang setimpal dengan perbuatannya, sedang pelaku yang melarikan diri mudah-mudahan cepat ditangkap dan juga di hukum sesuai dengan perbuatannya.

“Saya atas nama keluarga almarhum sangat mengucap terima kasih kepada jajaran Polsek Patumbak yang mana dalam hal ini cepat tanggap, terlibih lagi dalam waktu tak sampai dua jam pelaku dapat ditangkap,” ucap Paman korban.

Pantauan wartawan di RS Mitra Medica, tampak keluarga korban berdatangan, suara tangispun pecah melihat korban terbujur kaku dan darah dari hidung dan telinganya masih terus mengalir.

Tepat pukul 23.15 WIB, jenazah korban di berangkatkan ke kampung halamannya dengan menggunakan mobil Ambulans milik RS Mitra Medica.

Sebelumnya, korban menumpang angkot Morina trayek 81. Saat melintas di Jalan Sisingamangaraja persis di depan Jalan Garu 8 korban dua pelaku menyaru penumpang menodong dan mengancam bunuh, korban yang merasa takut nekad melompat dari angkot yang tengah berjalan. Akibatnya korban tewas sebelum mendapat perawatan di rumah sakit. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *