Politisi Demokrat: Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Sumut Belum Solid

MEDAN (bareskrim.com) | Politisi Partai Demokrat Sumut, Muhri Fauzi Hafiz menilai koordinasi antarparpol yang tergabung dalam tim pemenangan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga saat ini belum solid.

“Padahal, koordinasi dan soliditas antarpartai koalisi pendukung Prabowo-Sandi sangat dibutuhkan dalam melaksanakan kampanye untuk pemenangan pasangan capres-cawapres tersebut,” katanya kepada pers di Medan, kemarin.

Seperti diketahui pasangan Prabowo-Sandiaga diusung oleh Partai Gerindra, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Muhri yang juga Ketua Komisi A DPRD Sumut menyatakan namanya termasuk sebagai salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk wilayah Sumut, sebagaimana data resmi yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun, ia mengaku belum menerima salinan surat keputusan (SK) tentang pengangkatan dirinya sebagai salah satu anggota BPN Prabowo-Sandi yang diketuai oleh Jenderal (Purn) Djoko Santoso tersebut.

“Jadi hal ini bukan karena ketidakpedulian, tetapi sepertinya rapat-rapat pun belum pernah digelar. Bahkan, SK dari BPN pun belum ada saya terima,” ujarnya.

Seharusnya, menurut dia, seluruh parpol pengusung maupun pendukung yang tergabung dalam BPN Prabowo-Sandi di Sumut selalu berkomunikasi dan berkoordinasi melalui rapat-rapat rutin.

Muhri menyatakan, ingin BPN di Sumut benar-benar berperan sebagai lokomotif tim pemenangan Prabowo-Sandi. Sayangnya ia menilai, keinginan tersebut belum terwujud dan bahkan peran itu lebih banyak didominasi oleh para pendukung dan simpatisan yang tergabung dalam “Relawan Ganti Presiden 2019”.

“Kinerja BPN Prabowo Sandi di Sumut harus segera dievaluasi dan capres dan cawapres nomor urut 02 harus mengetahui permasalahan ini,” ujarnya.

Ia mengkhawatirkan, jika koordinasi antar parpol pengusung Prabowo-Sandi di Sumut belum juga terealisasi, tidak tertutup kemungkinan dapat berdampak terhadap perolehan suara pasangan itu di provinsi ini. Sementara, jadwal pemungutan suara Pemilu 2019 sudah semakin mendekat. (isvan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *