Pegasus Polsek Medan Helvetia Tangkap Bagong Sih Pencuri Cincin Emas

MEDAN (bareskrim.com) | Seorang pelaku maling rumah Renni Hutagalung (34) warga Pasar II Rel Lk. IV, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, diamankan Tim Pegasus Polsek Helvetia.

Pelaku Josua Michael Aritonang alias Bagong (18) diamankan petugas berdasarkan laporan korban dengan LP / 80 / II / 2019 / SU / Restabes Medan / Sek Medan Helvetia, tanggal 05 Februari 2019.

“Kejadian itu terjadi pada Senin (04/2/2019) lalu, sekira pukul 12.00 WIB. Pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mengambil 1 cincin emas, l dan 2 cincin besi putih,”kata Kapolsek Helvetia, Kompol Hj. Trila Murni melalui Panit I Reskrim Iptu Sari Sebahyang, Kamis (07/2/2019).

Merasa kurang puas, pelaku yang merupakan warga Jalan Sempurna LK II, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, kembali beraksi pada Selasa (05/2/2019), sekira pukul 04.30 WIB. “Pelaku kembali beraksi dengan membongkar dinding rumah korban yang terbuat dari triplek, disitu pelaku masuk kedalam rumah korban untuk mencuri uang,” jelasnya.

Namun nahas, aksi kejahatan pelaku yang kedua kalinya itu keburu diketahui oleh korban. Sontak korban langsung teriak Maling dan pelaku lari keluar rumah, Kemudian tidak berapa lama masyarakat menghubunggi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Helvetia guna memberitahukan bahwa ada warga yang mengalami aksi pencurian.

“Begitu menerima laporan tersebut, kita langsung menurunkan Tim untuk melakukan cek ke lokasi kejadian (TKP), setelah mengetahui ciri-ciri tersangka dari korban, Tim langsung melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, pelaku berhasil di tangkap di seputaran Jalan Pasar II Rel Lk. IV, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.

“Sebelumnya pelaku juga pernah melakukan hal yang sama sehingga Tim Pegasus dapat menangkap tersangka bersama barang bukti 2 lembar triplek yang sudah di rusak tersangka,” jelasnya.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Medan Helvetia untuk dilakukan pemeriksaan.

“Pelaku mengakui perbuatannya dan pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian sebanyak 10 kali. Pelaku di kenakan Pasal 363 jo 64 KUHPidana dengn ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *