Cabuli Dua Putri Kecilnya | Sang Ayah Ditangkap Polrestabes Medan

MEDAN (bareskrim.com) | Seorang ayah yang tega mencabuli kedua putrinya yang masih berumur 9 dan 10 tahun, diamankan Tim Pegasus Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan, pelaku bernama Yuda Aswin alias Amat (34) Warga Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, ditangkap petugas atas laporan istrinya Ruswati (36). “Pelaku, kita tangkap atas laporan tindak pidana pencabulan terhadap anak,” ungkapnya, Minggu (10/2/2019).

Putu menjelaskan, pencabulan yang dilakukan Amat terhadap kedua anaknya, berinisal SAN (10) dan NSN (9) telah berlangsung sejak tahun 2015. Sedangkan terakhir kali pelaku mencabuli anaknya terjadi pada 1 Desember 2018.

“Tindakan pencabulan tersebut dilakukan pelaku di kediamannya,” jelasnya.

Berdasarkan laporan ibu korban, yang menyebutkan pada 2017, Ruswati pernah melihat suaminya menggesekan kemaluannya ke anus anaknya SAN. Hal itu dilihatnya, ketika ia baru saja bangun tidur, sehingga Ruswati pun marah besar dan di antara keduanya sempat terjadi percekcokan.

Namun, aksi bejat tersebut kembali terulang pada 01 Desember 2018, sekitar pukul 07.00 WIB, Ruswati mendapatkan laporan dari anaknya NSN, atas pencabulan yang dilakukan oleh suaminya kembali.

Menurut pengakuan NSN kepada ibunya, pencabulan yang dilakukan Amat terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Hal itu dilakukannya, dengan cara menggesekan kemaluannya ke anus dan kelamin NSN.

Mendengar hal tersebut kemudian pelapor langsung menginterogasi kedua anaknya. Sehingga diketahui jika pelaku sering menyuruh kedua anaknya untuk melakukan oral, dan kebiasaan menggesekan kemaluannya ke anus serta kelamin kedua korban.

Sementara itu, lanjut Putu, berdasarkan pengakuan pelaku, sejak kedua korban masih bayi, pelaku memang punya kebiasaan menurunkan celana anaknya, sekaligus menepuk-nepuk bokongnya. Tak hanya itu, pelaku juga sering membuka celananya hingga telanjang di depan anak-anaknya.

“Atas perbuatan ini, pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 20 Tahun Penjara,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *