Asian Agri Dukung Pengembangan UKM

LABUHANBATU (bareskrim.com) | Seorang lelaki sedang asyik mengelus sebuah benda berbentuk pot besar yang masih basah. Di halaman rumahnya tergeletak sejumlah gerabah dengan berbagai bentuk dan ukuran yang sudah dijemur.

Pak Sugino namanya, seorang pengusaha gerabah di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Sugino juga menjabat sebagai Ketua dari lembaga Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang diberi nama UKM MN Trampil.

Hasil kerajinan gerabah Sugino ternyata sudah merambah ke beberapa kota sekitarnya bahkan sampai ke Kota Padang Sidempuan. Bentuknya yang unik membuat kerajinan ini diminati oleh masyarakat.

Asian Agri melalui unit bisnisnya PT Rantau Sinar Karsa (PT RSK) mengunjungi UKM binaan Sugino dengan tujuan melihat sekaligus memberikan bantuan CSR berupa bahan dan peralatan usaha gerabah ini.

Kunjungan pada 26 Februari lalu, dilakukan penyerahan bantuan CSR, dihadiri oleh Kepala Desa Pulau Intan  Rustam Efendi Ritonga, Manager PT RSK M Irvan Andryan, Aris Yuneidi sebagai Koordinator CSR Sumatera Utara, dan Humas PT RSK Haryadi.

Menurutnya, kendala utama yang dirasakan selama ini adalah masih kurangnya modal untuk penyediaan bahan dan peralatan yang digunakan masih sangat sederhana. Selain itu, dalam pemasaran masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang produk gerabah ini sehingga sebagian masih membeli ke luar kota.

“Dengan adanya usaha ini di Sumatera Utara maka masyarakat tidak perlu lagi belanja ke luar kota sehingga biaya dapat di hemat,” ujar Sugino.

Dalam kesempatan itu, Sugino berterimakasih kepada PT RSK yang telah memberikan bantuan bahan dan peralatan ini. “Semoga dapat kami manfaatkan untuk kemajuan UKM ini,” tambahnya.

Sementara itu, Manager PT RSK M Irvan Andryan mengaku sangat antusias dengan UKM ini. “Kami dari PT RSK sangat mendukung Usaha Gerabah ini, Karena usaha ini masih sangat sulit ditemui khususnya di Sumatera Utara dan memang saya tahu biasanya diambil dari luar kota terutama dari Pulau Jawa. Harapan kami usaha ini terus dikembangkan dan pasarnya lebih luas lagi bahkan antar propinsi. Semoga usaha gerabah ini semakin maju dan hubungan baik desa Tanjung Harapan dengan PT. RSK selalu terjaga,” imbuhnya.

Perusahaan sedang mengusahakan pasar yang lebih luas untuk pemasaran gerabah ini. Disamping pembuatan gerabah kami juga bersedia melakukan pelatihan bagi yang tertarik di usaha ini. “Selain usaha gerabah, anggota kami juga mengembangkan usaha keterampilan dari lidi kelapa sawit, dan juga sudah melakukan pelatihan kepada masyarakat terutama ibu-ibu yang berada di sekitar perkebunan kelapa sawit,” katanya.

“Bulan kemarin saya telah melakukan pelatihan di beberapa desa, minat masyarakat terutama ibu-ibu terhadap usaha ini sangat tinggi, selain menarik usaha ini juga akan membantu dalam mencukupi perekonomian rumah tangga,” kata Rohman Sitorus, warga Pulau Intan yang sangat berbakat dalam pembuatan kesenian dari lidi kelapa sawit.

Beliau menunjukan kepada PT RSK bentuk bentuk hasik kerajinan yang telah dibuatnya berupa piring, pot, vas bunga, hiasan lampu dan lain-lain.
Kesempatan ini juga Kepala Desa Tanjung Harapan Rustam Efendi Ritonga juga menyampaikan terimakasihnya. “Saya selaku Kepala Desa yang baru di Desa ini sangat senang dengan adanya PT RSK di dekat kami, saya ucapkan terima kasih untuk bantuannya dalam pengembangan UKM di desa kami dan juga untuk kerjasamanya selama ini. Semoga hubungan ini tetap terjaga dan lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.

Setelah penyerahan bantuan Manager PT RSK dan Tim melihat proses pembuatan Gerabah oleh Bapak Sugiono dan juga melihat hasil gerabah yang telah siap untuk dijual. Tampak gerabah berbentuk meja teras, pot bunga, bermacam hiasan exterior dan lain-lain. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *