OTT Terkait Dana BOS di Langkat Pengurus K3S Jadi Tersangka

MEDAN (bareskrim.com) | Personel Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan para Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (9/5/2019).

Dalam OTT tersebut, petugas mengamankan tiga orang pengurus K3S dan 13 Kepala Sekolah Dasar. Mereka diamankan dari ruang kelas 1 B, SD Negeri 050765 Lingkungan IV, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

“Benar, dari 16 orang yang diamankan, tiga diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. OTT ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengutipan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD Negeri se-Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat yang dilakukan pengurus K3S,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (9/5/2019).

Tatan mengatakan, OTT ini dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi adanya pengutipan kepada semua Kepala SD Negeri di Kecamatan Gebang dilakukan K3S Kecamatan Gebang di ruang kelas 1 B SD Negeri 050765.

“Modusnya, pengurus K3S ini mengumpulkan para Kepala SD Negeri se-Kecamatan Gebang, diminta untuk melakukan pembayaran uang administrasi setelah dana BOS triwulan I cair dan masuk ke rekening masing-masing sekolah,” jelas Tatan.

Kemudian, sambung Tatan, dana tersebut dikumpulkan K3S Kecamatan Gebang dengan mengutip dana sebesar Rp 15.000 dikalikan jumlah siswa masing-masing dari 31 sekolah se-Kecamatan Gebang.

“Jadi, ada tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masing-masing NB (Ketua K3S), B (Sekretaris K3S) dan AP (Bendahara K3S),” sebut Tatan.

Tatan merinci, dalam OTT itu turut diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 36.750.000 didapat dari B (Sekretaris K3S) dan uang tunai senilai Rp 35.750.000 dari AP (Bendahara K3S). Kemudian dua lembar dokumen data seluruh SD Negeri se-Kecamatan Gebang, serta 13 buku laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS Triwulan I.

“Para tersangka diduga melanggar Pasal 12 huruf e sub Pasal 11 UU No 20 tahun 2001 perubahan UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” pungkas Tatan.

Adapun nama-nama yang diamankan, selain ketua, sekretaris, dan bendahara K3S, yakni Kaswono (Kepala SDN 054943), Asniwati (Kepala SDN 056635), Ahdinah (Kepala SDN 056636), Hasnah (Kepala SDN 050767), Rosida Hutabalian (Kepala SDN 056023) dan Luhur Sihite (Kepala SDN 057226).

Kemudian Mula Tua Siregar (Kepala SDN 054948), Kaneria Sitorus (Kepala SDN 056026), Heriyandi (Kepala SDN 054945), Estermina Sitanggang (Kepala SDN 050770), Nelpida (Kepala SDN 057225), H Yuna Seriati (Kepala SDN 056024) dan Sarono (Kepala SDN 053992). (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *