Sama sama Curanmor |Abangnya Ditangkap Polsek Medan Baru Sih Adik Malah Kabur

MEDAN (bareskrim.com) | Pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang terjadi di rumah Kos kosan Jalan Jamin Ginting Gg Arif, Medan, ditangkap Pegasus Polsek Medan Baru.

Pelaku yakni Wira Hardi Wardana, (25) warga Jalan Abadi Kel. Tanjung Rejo Kec. Medan Sunggal.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah H.Tobing SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba SH MH, mengatakan, kejadian itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 18 Mei 2019 sekitar pukul 18.00 Wib, pelapor bernama Nureva Yanti, (31) warga Dusun Purwosari Pasar II Kec. Bilah Hilar Kab. Labuhan Batu, pergi ke rumah kos adiknya bernama Anggi di Jalan Jamin Ginting Gg. H. Arif, Medan.

“Setelah sampai, sepeda motor korban dengan jenis Honda Beat BK 3772 AEZ, diparkirkan di depan kamar kos dengan keadaan stang terkunci. Kemudian korban masuk ke kamar kos untuk berbuka puasa,” kata Kanit Reskrim Iptu Philip, Senin (27/5/2019).

Namun, ketika korban hendak sholat magrib, lanjut Kanit Reskrim, korban melihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi di tempat parkiran.

“Korban sempat mencari sepeda motornya disekitar rumah kos dan ada warga yang memberitahukan bahwa sepeda motor korban di ambil pelaku, kemudian korban melakukan pencarian di seputaran tempat kejadian dan melihat pelaku sudah ditangkap oleh Petugas yang sedang melaksanakan patroli di seputaran tempat kejadian,” jelasnya.

Dari hasil pengakuan pelaku Wira, dirinya mengaku abang kandung dari pelaku Ramadan Hardi Perdana (DPO).

“Jadi pelaku ada dua orang, dimana pelaku satu lagi merupakan adik dari Wira yang bernama Ramadan. Mereka melakukan aksinya berbagi peran, dimana adik pelaku (Ramadan (DPO)) mengangkat bagian ban depan sepeda motor dan pelaku Wira mendorong bagian belakang sepeda motor sehingga dapat dipindahkan sekitar 7 meter, lalu adik pelaku mematahkan kunci stang yang selanjutnya membawa kabur sepeda motor ke daerah Marelan,”sebut Iptu Philip.

Kini petugas masih melakukan pengejaran terhadap adik pelaku bernama Ramadan. Sedangkan pelaku Wira di persangkakan Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) Tahun Penjara. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *