Tarik Paksa Mobil di Medan Selayang | Debt Collector Mendekam di Polsek Sunggal

MEDAN (bareskrim.com) | Seorang debt collector bernama Ferianta Sinulingga (32) meringkuk di balik sel tahanan kantor Polsek Medan Sunggal, Minggu (7/7/2019).

Ferianta diamankan lantaran menarik paksa 1 unit mobil BK 1239 VV di Jalan Setia Budi Simpang Selayang Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, mengatakan pelaku diamankan setelah Polsek Delitua menyerahkan pelaku ke kantor Polsek Sunggal.

“Jadi awalnya korban membuat laporan ke Polsek Deli tua, dan setelah Polsek Deli Tua memeriksa korban bahwa TKP masih di wilkum Polsek Sunggal sehingga Polsek Delta langsung melimpahkan laporan polisi dan tersangka ke Polsek Sunggal,” kata Kompol Yasir.

Yasir menjelaskan, pelaku melakukan aksinya pada Jumat (5/7/2019) kemarin, yang mendapat tugas dari PT.  OJN untuk melakukan penarikan 1 unit mobil pribadi Datsun Go BK 1239 VV.

“Pelaku yang mendapatkan tugas, lalu bergerak bersama 7 orang rekan kerjanya menuju tempat wisata Hairos Medan Tuntungan untuk menarik mobil yang dikemudikan korban Putra Rama Dona dan setelah korban keluar dari Harios, pelaku bersama kawan kawannya berusaha untuk memberhentikan mobil korban,” ujarnya

Namun ketika akan dihentikan korban menolak dan menghindar sehingga mobil korban menyerempet sepeda motor yang dikendarai pelaku.

“Pada saat korban berada di Simpang Pemda mobil korban terkena macet sehingga pelaku dkk langsung memalang mobil korban, lalu pelaku memukul mobil agar korban keluar dari mobil, namun korban tidak keluar dari mobilnya sehingga para pelaku langsung melempari kaca mobil dan kap depan mobil dengan menggunakan batu dan menyuruh korban keluar dari mobil,” jelas Kapolsek.

Korban pun keluar dari mobil dan pelaku menuduh korban tabrak lari namun korban juga membela diri dan mengatakan bahwa mobil korban mau di rampas pelaku.

“Keributan yang terjadi, ternyata menimbulkan perhatian warga dan pengguna jalan, kemudian disaat bersamaan seorang personel Brimob yang sedang melintas langsung mengamankan 1 orang pelaku dan membawa korban ke pos Medan Selayang,” sebut Kapolsek.

Kini pelaku Ferianta yang merupakan karyawan PT OJN, dijerat dengan pasal berlapis yakni 365 ayat (1) jo 53 dan 170 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *