Pegasus Polsek Medan Baru Buru Pelaku Pembunuhan Warga Jalan Starban

MEDAN (bareskrim.com) | Team Pegasus Polsek Medan Baru melakukan penyelidikan atas kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban berinisial A (19) warga Jalan Starban Gg Sawah, Medan, meninggal dunia pada Minggu (07/7/2019) sekira pukul 22.30 WIB.

Kepada wartawan, Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah H.Tobing SIK menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu tanggal 07 Juli 2019 sekira pukul 22.30 Wib, saksi Sabina melintas di Jalan Gajah Mada Kel Petisah Tengah Kec Medan Petisah dan melihat korban sedang berhenti di pinggir jalan menggunakan sepeda motor honda scoopy BK 6470 AID warna coklat milik saksi Juannara Sahputra.

“Saat itu saksi melihat ada sebuah mobil Avanza warna putih berhenti di dekat korban, kemudian sembari melintas, tiba tiba saksi pun melihat banyak laki laki yang turun dari mobil tersebut yang mengerumuni korban,” kata Kompol Martuasah.

Melihat banyak laki laki yang turun dari mobil mengerumuni korban, kemudian saksi pun langsung memutarbalikkan sepeda motornya menuju ke arah korban, Namun saksi mendapati korban sudah luka dan seluruh tangan korban sudah berlumur darah.

“Ketika saksi telah mendapati korban, kemudian korban berkata kepada saksi *ayok kejar orang itu* sehingga korban langsung mengambil alih sepeda motor saksi dan mengejar pelaku. Namun saat berjalan sekira 20 meter korban sudah tidak mampu mengendarai sepeda motor dan menabrak tiang listrik,” ujarnya.

Saksi yang melihat korban sudah tidak berdaya, kemudian memanggil becak untuk membawa korban kerumah sakit. Kemudian pada saat itu kebetulan sedang ada tim Brimob yang melakukan patroli, sehingga saksi dan korban di kawal oleh tim Brimob ke RS Herna.

“Adapun menurut keterangan saksi Juannara Sahputra sebelumnya korban berangkat dari warkop buk e di Jalan sei Bahorok berboncengan dengan seorang perempuan dan saat itu korban sempat cekcok dengan laki laki. Namun saat itu korban langsung pergi dari warkop dengan meminjam sepeda motor milik saksi Juannara Saputra, dan menurut keterangan saksi penyebabnya korban bermasalah dengan diduga pelaku adalah karena permasalahan asmara,” bebernya.

Dalam peristiwa ini, korban sudah dinyatakan meninggal dunia di RS ERNA Medan, dan pada tubuh korban ditemukan 3 luka tusuk pada bagian dada, kaki dan dagu.

“Saat ini jenazah korban sudah di pindahkan ke Rs Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi. Untuk sementara sudah 4 orang saksi telah kita mintai keterangan dan Team Pegasus Polsek Medan Baru yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba dan Panit 2 Reskrim Ipda Imanuel Ginting, masih melakukan pengejaran untuk menangkap para pelaku,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *