Seleksi Mandiri Masuk Unimed Masih Dibuka | 2.764 Calon Mahasiswa Mendaftar

MEDAN (bareskrim.com) | Penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri di kampus Universitas Negeri Medan (Unimed) masih terbuka kesempatannya hingga 20 Juli 2019.

“Masih ada kesempatan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Mandiri. Dua hari lagi pendaftarannya dibuka,” kata Kepala Humas Unimed, Muhammad Surip melalui pesan singkatnya, Kamis (18/7/2019).

Menurutnya, seleksi Mandiri merupakan jalur alternatif masuk PTN. “Sejak pembukaan pendaftaran dimulai pada 1 Juli 2019, pendaftarnya sudah ribuan orang. Hingga Kamis (18/7/2019) sore, jumlah pendaftar sebanyak 2.764 orang,” beber Surip, sapaan akrabnya.

Dari jumlah itu terdiri pendaftar Sains dan Teknologi (Saintek) sebanyak 776 peserta, Sosial dan Humaniora (Soshum) 1.561 peserta dan campuran sebanyak 427 pendaftar.

“Pada tahun ini kuota untuk jalur mandiri Unimed sebantak 1.634 calon mahasiswa baru. Sedangkan program studi yang masih diminati adalah Soshum dengan jumlah pendaftar sampai saat ini sebanyak 1.433 peserta,” kata Surip.

Dijelaskan Surip, bagi calon mahasiswa setelah mendaftar akan mendapatkan nomor pendaftaran dan ujiannya dilaksanakan pada 23 Juli 2019 sedangkan pengumuman pada 27 Juli 2019.

Untuk jalur mandiri, kata Surip, ada 55 program studi (prodi) yang bisa dipilih peserta sesuai minat dan bakatnya.

“Seleksi mandiri merupakan jalur alternatif bagi calon mahasiswa yang berminat masuk ke PTN seperti Unimed. Dengan peluang ini kita masih memberikan kesempatan bagi lulusan SMA sederajatnya untuk tahun tamatan 2017, 2018 dan 2019,” ungkap Surip.

Untuk pendaftaran jalur Mandiri bisa dilakukan secara online dan dapat dilihat dan dilakukan melalui www.unimed.ac.id.

Disebutkan Surip, pada proses seleksi masuk jalur Mandiri di Unimed dilakukan secara objektif dengan menggunakan metode ujian tertulis dalam bentuk cetak.

Sementara untuk lokasi ujian akan dilaksanakan di kampus Unimed yang berada di Jalan William Iskandar Medan dengan ketentuan yang tertera pada kartu ujian masing-masing peserta.

Pada jalur mandiri dilakukan ujian tertulis dengan materi Tes kemampuan dan potensi akademik (TPKA), Tes kemampuan dasar sain dan teknologi (TKD Saintek) dan Tes kemampuan dasar sosial dan huaniora (TKD Soshum)

Sementara untuk ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat program studi di bidang ilmu seni dan keolahragaan. Ujian keterampilan bidang ilmu seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ilmu seni terkait.

Ujian keterampilan bidang ilmu keolahragaan terdiri atas pemeriksaan kesehatan dan tes keterampilan motorik. Kelompok ujian jalur Mandiri untuk PBT terbagi tiga yaitu ujian sains dan teknologi dengan materi ujian TKD santek dan TKPA

Kelompok ujian sosial dan humaniora dengan materi ujian TKPA dan TKD soshum dan ujian campuran dengan materi ujian TKD saintek, TKPA, dan TKD soshum. “Setiap peserta ujian PBT dapat mengikuti kelompok ujian saintek, soshum dan campuran,” ungkapnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *