Melalui Jalur Mandiri | 3.122 Milenial ‘Bertarung’ Memperebutkan Kursi Masuk Unimed

MEDAN (bareskrim.com) | Pagi tadi (23/7/2019), sekitar 3.122 orang milenial memadati kampus Universitas Negeri Medan (Unimed), untuk mengikuti ujian masuk Unimed melalui jalur Mandiri.

Untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, Rektor Unimed, Prof Syawal Gultom MPd beserta para Wakil Rektor dan jajaran Biro Rektorat meninjau langsung.

Satu per satu ruangan pelaksanaan ujian yang berlangsung di Gedung Prof Syawal Gultom, ditinjau Rektor Unimed. Ia menyaksikan para calon mahasiswa Unimed itu mengisi form lembaran jawaban yang diujikan.

Usai peninjauan, Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengatakan, Alhamdulillah pelaksanaan ujian jalur Mandiri berjalan lancar. “Kita pastikan 99% persen peserta mengikuti ujian hari ini,” katanya.

Prof Syawal menambahkan, kouta penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri ini sekitar 1.700 orang. “Dari 3.122 peserta, akan diterima sekitar 1.700 peserta yang akan dinyatakan lulus dalam jalur Mandiri,” sebut Prof Syawal.

Ia memastikan, perjokian dalam jalur Mandiri tak akan ada. Karena pihaknya telah menempatkan petugas-petugas pengawas ujian.

Saat diwawancara awak media terkait uang kuliah dalam jalur Mandiri, Rektor Unimed menyampaikan, berdasarkan kajian UKT yang ditetapkan pada level tertinggi sebesar Rp 8 juta. “Paling tinggi UKT per semester untuk jalur Mandiri ini sebesar Rp 8 juta. Dan paling terendah bisa jadi 500 ribu rupiah jika berdasarkan kajian penetapan UKT yang akan dipersyaratkan,” bebernya.

Seperti diketahui, sejak dibukanya pendaftaran seleksi masuk Unimed jalur Mandiri pada 1 Juli 2019, sebanyak 3.122 peserta yang mendaftar untuk memperebutkan 1.700 kursi kampus Unimed, terdiri dari Saintek 879 orang, Soshum 1744 orang dan Campuran 499 orang. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *