Kena OTT Kepala Puskesmas Parlayuan Labuhanbatu Diamankan

MEDAN (bareskrim.com) | Personel Sudit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Puskesmas Parlayuan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (13/8/2019).

Hasilnya, tujuh orang termasuk seorang kepala puskesmas dan pegawai lainnya turut diamankan. Selain itu, barang bukti uang tunai senilai Rp 188.315.000 terkait dugaan pemotongan dana pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) turut diamankan pihak kepolisian.

Setelah melakukan OTT, ke tujuh orang yang diamankan dibawa ke Mapolres Labuhanbatu untuk proses lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Tatan Dirsan Atmaja ketika ditemui awak media di kantornya, Rabu (14/8/2019) membenarkan. Dia menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini.

“Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara insentif terhadap mereka. Polisi belum menetapkan tersangka,” kata Tatan.

Ketika ditanya, apakah terduga pelaku sudah dibawa ke Mapolda Sumut dari Mapolres Labuhanbatu, Tatan menyebut perkara ditangani di Polres Labuhanbatu.

“Perkara itu ditangani di sana (Polres Labuhanbatu), bukan Tipidkor Polda Sumatera Utara, jadi gak dibawa ke Mapolda,” tandasnya.

Informasi dihimpun sebelumnya, dari OTT Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu, enam orang yang diamankan merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan satu orang tenaga kerja sukarela (TKS).

Mereka antara lain, MHJ (41), yang merupakan Kepala Puskesmas Parlayuan, SUB (33), Bendahara JKN inisial HM (45), Bendahara BO, inisial SD (40), NH (42), NUR (33) dan AFN (26), seorang TKS. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *