HeadlineIndeksSosial

BKKBN Sumut – Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Program KKB

program kblogobareskrimLANGKAT | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggalakan sosialisasi program Kendudukan dan KB (KKB) melalui Media Pentas Seni.

Program tersebut merupakan dukungan dari Komisi IX DPR RI dengan mengagendakan sosialisasi program KB di 10 provinsi. Salah satunya Provinsi Sumatera Utara.

Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut bersama H Ansory Siregar perwakilan Komisi IX DPR RI, Sabtu (5/10/2013), turun langsung ke Kabupaten Langkat untuk menggugah masyarakat ikut ber-KB melalui Media Pentas Seni.

Ansory Siregar, Anggota Komisi IX DPR RI mengatakan, dipilihnya Kabupaten Langkat merupakan salah satu kota besar dengan jumlah kepadataan yang cukup besar, sehingga kami melakukan sosialisasi program Kependudukan dan KB melalui Media Pentas Seni.

“Saya sangat salut dengan animo masyarakat Langkat yang ikut ber-KB, baik dalam medis operasi wanita (MOW) maupun para kaum bapak (medis operasi pria / MOP),” kata Ansory.

Menurut politisi PKS ini, program KB dari sisi kajian agama diperbolehkan dengan tujuan program KB untuk mengatur dan merencanakan waktu kelahiran anak. “Jadi, KB ini adalah untuk mengatur jarak kelahiran anak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI ini melakukan peninjauan pelayanan MOP yang didampingi Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi, Drs Datang Sembiring MPHR, untuk menyaksikan kondisi akseptor KB.

Sementara, Datang Sembiring mengungkapkan, kondisi kependudukan saat ini sangat krusial. Besarnya jumlah penduduk akan berdampak pada kondisi ekonomi negara. Di mana saat ini, jumlah lahan yang mencetak pangan semakin berkurang, sehingga ini perlu diantisipasi dengan cara mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

“Lahan pangan kita semakin berkurang dengan beralihnya lahan-lahan tersebut menjadi pemukiman/properti. Bila hal ini tidak diantisipasi segera, maka dikhawatirkan akan berdampak pada berkurangnya produktifitas pangan masyarakat,” katanya.

Jadi, dalam program Kependudukan dan KB ini, tidak hanya berbicara soal alat kontrasepsi, namun bagaimana kita juga dapat mengendalikan laju pertumbuhan pendudukan. (ucup/LB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button