Petani Minta Sengketa Lahan Antar PT Lonsum Diselesaikan

logobareskrimSERGAI | Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Koptan) Lembaga Sumatera Utara mengelar unjukrasa di Kantor Bupati Serdang Bedagai, di Sei Rampah, Senin (7/10/2013).

Massa menyampaikan tuntutan terkait sengketa lahan antara mereka dengan PT Lonsum. Lahan seluas 45,6 hektar tersebut berlokasi di Kebun Tengah, Desa Rampah Estate, Sei Bamban.

“Kami minta Bupati turun tangan untuk ikut menyelesaikan sengketa ini. Areal PT Lonsum sudah habis HGU-nya, semestinya itu dibagikan kembali kepada rakyat,” kata kordinator aksi, Ngadimin.

Massa beranggapan bahwa tanah yang kini menjadi areal lahan perkebunan adalah rampasan dari para petani. Mereka pun mendesak, agar HGU perkebunan manapun jangan lagi diperpanjang. Dan semestinya, negara bertanggungjawab untuk memberikan lahan perkebunan tersebut kepada para petani yang tak bertanah.

Massa yang mengeruduk itupun membawa serta poster dan spanduk yang berisikan tuntutan. Beberapa diantaranya mengunakan kaos seragam warna hitam dengan tulisan dipunggung berisikan Comite Revolusi Agraria Sumatera Utara.

Merespon hal itu, Kabag Tata Pemerintahan Sekdakab Serdang Bedagai Chairin Simanjuntak, bersama Kakan Kesbang Linmas Ramses Tambunan mengajak berdialog dengan utusan Koptan Lembaga Sumatera Utara.

Tentunya, pertemuan yang berlangsung di ruang rapat asisten I ini mendapat pengawalan dari aparat hukum. Turut juga diundang staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.
Adapun unjuk rasa yang dilakukan oleh Kelompok Tani Lembaga Sumatera Utara tersebut dalam rangka menuntut penyelesaian Sengketa Lahan antara tanah milik warga dengan PT Lonsum yang dari dulu hingga saat ini belum ada titik terang status kepemilikan tanah tersebut.

Kakan Kesbang LinmasDrs Ramses Tambunan memastikan seluruh aspirasi Koptan Lembaga Sumatera Utara ini bakal disampaikan kepada Bupati. Dan hingga kini, katanya lagi, Pemkab Serdang Bedagai khususnya terus berupaya mencari titik temu berbagai persoalan sengketa lahan yang sekarang ini tengah berlangsung di tengah-tengah masyarakat.

Usai mengelar pertemuan, berangsur-angsur massa meninggalkan lokasi Kompleks Perkantoran Pemkab Serdang Bedagai dengan damai. (ucup/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *