KPK Bongkar Korupsi Bank Century

JAKARTA | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengatakan, lembaganya akan segera menetapkan tersangka baru, dalam kasus dugaan suap pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Dia mengatakan, target itu, menyusul hasil keterangan dari mantan Deputi Bank Indonesia, Budi Mulya, yang baru saja ditahan oleh KPK paska menjadi tersangka dalam kasus itu.

“Kita akan urai satu persatu, sehingga pada akhirnya pihak yang yang bertanggungjawab secara utuh itu juga akan diketahui,” ujarnya.

Dia mengatakan, fakta siapa-siapa saja yang bertanggungjawab nantinya, akan terbuka dalam fakta persidangan dengan tersangka Budi Mulya. KPK sendiri, katanya, telah
berkomitmen untuk membongkar kasus tersebut, dan tidak akan pandang bulu jika dalam pemeriksaan diketahui ada pejabat tinggi yang terlibat.

Pasalnya, katanya, KPK selalu mengedepankan prinsip equality before the law atau memperlakukan semua orang sama kedudukannya dihadapan hukum. Dalam kasus itu, KPK baru menetapkan mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Budi Mulya sebagai tersangka dan mantan Deputi Bidang V Pengawasan BI Siti Chodijah Fajriah adalah
orang yang dianggap dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

Budi Mulya dikenai pasal penyalahgunaan kewenangan dari pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No 20 tahun 2001 tentang perbuatan menguntungkan diri sendiri. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *