EkonomiHeadlineIndeks

Sinergi Toba Pulp – Pengusaha Lokal Geliatkan Usaha Daerah

PARMAKSIAN | Kehadiran perusahaan PT Toba Pulp Lestari, Tbk (Toba Pulp) sebagai salah satu perusahaan industri pulp (bubur kertas) berbasis HTI (Hutan Tanaman Industri) di Kecamatan Harian Kabupaten Tobasamosir Provinsi Sumatera Utara memberi warna baru dalam geliat pemberdayaan usaha yang dimiliki masyarakat lokal.

Pengelolaan hutan dengan prinsip Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Sustainable Forest Management) mempengaruhi perubahan iklim dan peningkatan perekonomian masyarakat. Dalam hal ini dilakukan pemberdayaan masyarakat yang dibangun melalui program kemitraan.

Sehingga sejumlah kalangan dunia usaha lokal daerah di Kabupaten Tobasamosir berharap besar pemerintah (eksekutive) dan DPRD (legislative) memberikan dukungan dan kenyamanan terhadap pelaku usaha, agar terwujudnya pertumbuhan ekonomi terhadap dunia usaha dan investasi yang baik di Sumatera Utara.

“Seharusnya ada dukungan lebih dari pemerintah dan DPRD, karena kami pelaku usaha kecil ingin rasa aman, terutama kepada investor yang menanamkan modalnya di daerah kami. Karena sejak tahun 2003 lalu kami pelaku usaha jasa yang kecil di daerah, telah menjalin kerjasama yang baik dengan PT Toba Pulp Lestari sebagai rekanan usaha di daerah,” ungkap Parlindungan Marpaung, salah satu pengusaha dan kontraktor lokal di Kecamatan Porsea Tobasamosir.

Jalinan kemitraan yang dijalani Parlindungan Marpaung melalui CV Marpaung Margana, juga berpengaruh terhadap pembinaan keterampilan kemitraan di daerah.

Parlindungan Marpaung mengatakan, sejak 10 tahun yang lalu Toba Pulp dan perusahaan lokal telah melakukan kegiatan pembinaan pertanian, serta pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai fasilitas umum diperkampungan.

“Bukan cuma kerjasama yang dilakukan, kami perusahaan dan masyarakat disini juga telah diberi pembinaan pertanian yang baik oleh Toba Pulp, jalan dan jembatan juga dibangun bersama perusahaan dan masyarakat setempat, jadi sudah cukup banyaklah pengaruh terhadap perkembangan masyarakat didesa kami ini,” ujar Parlidungan Marpaung.

Dukungan dan kenyamanan berinvestasi menjadi sangat penting bagi para investor lokal maupun luar, baik yang akan maupun telah menanamkan modalnya berinvestasi disejumlah daerah. Karena akan memberikan peluang baru bagi usaha kecil dan menengah didaerah, dalam hal kerjasama investasi dan pengembangan usaha lokal.

Eva Nurianti, masyarakat setempat yang telah menjalin kemitraan dengan Toba Pulp juga menuturkan, sejak kehadiran perusahaan sejumlah pembinaan melalui kemitraan masyarakat dan perusahaan secara bersama-sama telah dilakukan.

Menurutnya, hasil pembinaan kemitraan melahirkan perubahan dan peningkatan sumber daya manusia yang bermanfaat.

Selama ini, tambah Eva Nurianti, melalui pembinaan kemitraan yang telah dilakukan yaitu pengelolaan hasil sumber daya alam langsung diberikan kepada masyarakat, meliputi pemberdayaan ekonomi (pertanian, peternakan, perikanan, pengadaan sarana produksi).

“TPL dan kemitraan masyarakat setempat sudah terjalin sejak perusahaan TPL berdiri ditanah Tapanuli. Kehadiran perusahaan juga telah merubah pola berfikir dan cara kerja kami, yang selama ini masih banyak kurang pengetahuannya. Diantaranya pembinaan melalui pengolahan tanah dan penanaman pohon yang berguna, serta menghasilkan ekonomi dalam pemanfaatan tanaman industri,” ucap Eva Nurianti sambil menepis isu miring terhadap perusahaan. (rel/ucup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button