Peringati Hari HIV/AIDS Se-Dunia

donor darahbareskrimMEDAN | Dalam rangka hari HIV AIDS se-dunia pada 1 Desember, Pertamina Marketing Operation Region I melalui Medical Area Sumbagut, 3 Desember 2013, berpartisipasi donor darah dan Seminar HIV AIDS oleh dr. Armon Rahmi SpPD-KPTI dari Divisi Penyakit Tropikal Infeksi Fakultas Kedokteran USU dan Rumah Sakit Pirngadi Medan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Marketing Operation Region I Medan dihadiri oleh Pjs. General Manager Marketing Operation Region (MOR) I, Budhi Busama serta TIM Manajemen MOR I dan seluruh peserta donor darah.

Dalam kesempatan ini, Pjs GM MOR I, Budhi Busama dalam hal ini mengungkapkan bahwa PT Pertamina (Persero) telah mempunyai Komitmen Bersama Pertamina Peduli HIV/AIDS dalam pemberantasan HIV/AIDS di lingkungan kerja.

Komitmen tersebut menyadari bahwa penyebaran HIV dan AIDS berpotensi mengancam profitabilitas dan produktifitas dunia usaha, serta kesehatan pekerja maupun masyarakat luas, dan dampak buruk terhadap pembangunan dan sumber daya manusia, termasuk lingkungan Pertamina.

Maka untuk itu, Pertamina bertekad menjalankan program penanggulangan HIV dan AIDS di lingkungan Pertamina, sesuai kaidah ILO atau Internasional Labour Organization, Kepmenakertrans No.68 tahun 2004 dan perundang-undangan lainnya.

Sementara itu, dr Armon Rahmi SpPD-KPTI dari Divisi Penyakit Tropikal Infeksi Fakultas Kedokteran USU dan Rumah Sakit Peringadi Medan dalam hal ini memaparkan Pengenalan dan Penatalaksanaan HIV dan AIDS.

Yaitu HIV yang merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus adalah virus penyebab AIDS. HIV terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti di dalam darah, air mani atau cairan vagina.

Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5 sampai 10 tahun. Walaupun tampak sehat mereka dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang tidak aman, tranfusi darah atau pemakaian jarum suntik secara bergantian.

Cara penularan HIV dapat ditularkan melalui 3 cara yaitu melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi HIV, melalui tranfusi,penggunaan narkoba suntikan secara bersama-sama dan kegiatan medis dengan alat tusuk dan iris yang tercemar HIV dan Dari ibu ke janin / bayinya selama kehamilan, persalinan atau menyusui.

dr Armon Rahmi mengungkapkan, mitos yang salah bahwa hal – hal dibawah ini bisa menularkan HIV seperti Jabat tangan, sentuhan,ciuman pipi, pelukan, berenang bersama, menggunakan peralatan makan/minum yang sama, gigitan nyamuk dan memakai jamban yang sama atau tinggal serumah.

Sementara saat ini, Medical Area Sumbagut berkerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan telah mengumpulkan sebanyak 113 kantong darah dari seluruh peserta Seminar HIV/AIDS. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *