Soal UMK | 7 Kab/Kota Proses dan 10 Kab/Kota Belum Mengusulkan

bareskrimMEDAN | Kadisnakertrans Sumut Drs Bukit Tambunan MAP mengungkapkan, selain 16 daerah yang telah mengusulkan UMK untuk disetujui, tercatat ada 7 kabupaten/kota lainnya sedang dalam proses masing-masing Kabupaten Batubara, Karo, Tapanuli Selatan, Samosir, Nias, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.

Dengan telah ditandatanganinya 16 kabupaten dan kota serta 7 lainnya sedang dalam proses, berarti masih ada 10 kabupaten dan kota yang hingga saat ini kepala daerahnya belum mengusulkan UMK setempat untuk tahun 2014.

“Ke 10 kabupaten dan kota yang belum mengusulkan dimaksud yaitu Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Pakpak Bharat, Simalungun, Toba Samosir serta Kota Gunungsitoli dan Kota Sibolga,” jelasnya, Selasa (17/12/2013).

Gubsu mengimbau 10 kabupaten dan kota yang belum mengusulkan UMK 2014 dimaksud segera menyampaikannya kepada Pemprovsu untuk diproses sesuai amanah Inpres Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Upah Minimum.

Diingatkan agar pengusulan itu memperhatikan ketentuan dan peraturan serta nilai kehidupan hidup layak atau KHL setempat dan nilainya hendaklah di atas UMP Sumut yang telah ditetapkan dan diumumkan Gubsu pada 1 Nopember 2013 lalu sebesar Rp 1.505.850.

” Gubsu mengharapkan agar akhir Desember 2013 ini semua UMK kabupaten dan kota tahun 2014 di Sumut sudah ditandatangani,” ujarnya seraya mengharapkan masalah UMK tidak ada masalah. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *