Di Medan | Telkom Kucurkan Rp 1,12 M Kredit Lunak

CDA-TelkombareskrimMEDAN | PT Telkom melalui Community Development Area (CDA) Medan mengucurkan kredit lunak berupa pinjaman dana bergulir Triwulan IV 2013 sebesar Rp 1,126 miliar kepada 29 calon Mitra Binaan (MB) Telkom, kemarin, di Medan.

”Setelah dua Triwulan vakum maka saat ini kegiatan penyaluran dana pinjaman bergulir kembali,” ungkap Off 1 PKBL Medan Ben Sugito dalam acara penyerahan pinjaman.

Ia mengajak para calon MB Telkom agar menyikapi dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadikan usaha yang dijalankan saat ini untuk lebih maju. Ia juga berpesan agar para MB Telkom menjadikan dirinya sebagai yang terbaik agar usaha yang dijalankan berkah bagi kehidupan.

Selain penyaluran dana bergulir, CDA Medan juga menggelar sosialisasi terkait kemudahan membuka rekening untuk seluruh MB tanpa biaya awal yang disampaikan Perwakilan Pimpinan Bank Mandiri.

Pimpinan Bank Mandiri Medan Cabang Lapangan Merdeka Jefri mengajak para pelaku usaha binaan Telkom untuk terus maju. Dikatakan, banyak kegiatan perbankan yang dapat dimanfaat oleh pelaku UKM seperti Tabungan anak sekolah, TRM, AXA Mandiri dan produk lainnya.

“Manfaatkanlah fasilitas Bank Mandiri seperti ATM, SMS Banking, Internet Banking agar dapat membantu kemudahan usaha mitra Telkom,” ujar Jefri yang hadir bersama 7 orang kru termasuk dari AXA Mandiri, Sekretariat, dan Customer Service.

Sosialisasi berikutnya dipaparkan Manager Customer Service Medan City, Lisni Lidiawaty Siregar yang menjelaskan Speedy dan UseeTV serta IndiHome. Begitu juga dengan program-program andalan Telkomsel yang disampaikan Silvi termasuk open table penjualan Kartu Perdana dan Terminal GSM.

Sesi yang paling istimewa adalah pemaparan Management Telkom yang diisi POH GM Witel Sumut Barat, Sudarto. Ia mengajak para pelaku usaha untuk tidak hanya mencari untung, tapi ingat juga sedekah.

”Dengan bershodaqoh yakinlah Bapak dan Ibu Insya Allah akan mendapatkan keberkahan dari usahanya,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya kemajuan usaha jangat lupa untuk menunaikan kewajibannya yaitu membayar angsuran pinjaman, tuturnya menambahkan.

Satu sesi yang tidak direncanakan, namun menjadi perhatian para pelaku usaha adalah kehadiran rekan-rekan dari TDA Community, yakni komunitas pelaku usaha yang selalu membantu rekan sesama pelaku usaha untuk bersama-sama tumbuh dan berkembang. Ketua TDA Community Medan, Ihsan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagaimana menjadi pengusaha sejak kecil.

“Mari kita bergabung saling membantu untuk maju dan kami punya komunitas lebih 500 orang pengusaha,” ajaknya.

Hadir juga Sutarno pemilik Mie Sop Kampun dan Ayam Penyet Joko Solo didampingi dr. Okie Regar (Inspirator Qalbu) yang memberikan pengalaman bagaimana menjadi pengusaha sejak kecil. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *