Animasi Jepang Dipamerkan di Medan

bareskrimMEDAN | Pelaksana Tugas Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin membuka pameran animasi Jepang bertajuk Kingdom of Characters di Hotel Grand Elite Medan, Kamis (9/1/2014).

Melalui pameran ini diharapkan para pengunjung bisa mengambil spirit besar dan nilai-nilai teknologi yang demikian tinggi untuk bisa diaplikasikan dan dimodifikasikan dalam budaya lokal masyarakat Medan.

Dalam pameran itu, sejumlah karya animasi asal Jepang yang telah populer di seluruh dunia dipajangkan untuk dilihat langsung para pengunjung seperti Naruto, Hello Kitty, Ultraman, Pokemon serta Manga. Selain itu aneka kesenian Jepang juga dihadirkan untuk mernghibur para pengunjung pada acara pembukaan tersebut.

Menurut Eldin, Indonesia sebenarnya memiliki banyak sekali bakat-bakat seni animasi dan multimedia yang cukup baik.

Untuk itu apa yang dipamerkan dalam animasi ini mulai dari bentuk gambar, boneka dan robot dapat memotivasi dan membangkitkan gairah kreatifitas para pengunjung sehingga dapat berbuat seperti itu di Kota Medan.

“Justru nama-nama boneka maupun robot yang akan dibuat nantinya bisa menggunakan nama-nama daerah yang ada di sini. Sebab, boneka maupun robot yang menjadi tokoh animasi di Jepang tersebut menggunakan nama-nama daerah di sana. Karena itu saya berharap pameran ini benar-benar memberikan inspirasi dan motivasi untuk lebih
berkreatifitas,” kata Eldin.

Selanjutnya Eldin juga ingin pameran ini dapat menjadi media yang semakin memperkenalkan budaya Jepang kepada Indonesia, khususnya Kota Medan secara secara timbal balik. Pengenalan kebudayaan diantara dua negara atau dua kota, tentunya akan dapat lebih mendorong peningkatan persahabatan dan kerjasama antara Kota Medan dan kota-kota di Jepang di berbagai bidang, khususnya pengembangan ilmu dan teknologi.

Selain itu mantan Sekda Kota Medan ini berharap, melalui pameran ini dapat digagas kerjasama investasi diantara para pebisnis dua negara guna mengembangkan produk-produk barang dan jasa yang berbasis animasi dan iptek.

Sementara itu Konjen Jepang untuk Medan Mr Yuji Hamada menjelaskan, kebudayaan Jepang yang terkenal seperti Cosplay, Taiko, Tarian Yasokai dan sebagainya merupakan kebudayaan anak muda Jepang dan kini tersebar luar dan dikenal melalui perantaraan internet. Malah saat ini di Jakarta terrkenal dengan grup JKT 48.

Dengan konsep yang sama, dia menyarankan membentuk grup Medan 48. Yuji kemudian mengusulkan agar Indonesia, terutama Kota Medan menciptakan budaya animasi seperti yang telah dilakukan di negaranya. Umpamanya dengan membuat ikon idola Kota Medan seperti Mr dan Miss Medan, kemudian membuatnya dalam bentuk boneka dengan cara orang memakai kostum boneka tersebut dan mempromolsikannya.

“Bagaimana juga dengan pembentukan Medan 48 dan sekaligus mengenalkan kebudayaan Medan? Perkenalkanlah kebudayaan Medan ke penjuru dunia. Itulah peranan anak-anak muda Kota Medan,” kata Yuji seraya menambahkan pameran animasi ini terselenggara berkat kerjasama dengan rekan-rekan Shaberoukai. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *