‘Tomas’ Madina | Selesaikan Kasus Tumpang Tindih Lahan KP USU

 

Muis Pulungan (kanan) tokoh masyarakat Madina.
Muis Pulungan (kanan) tokoh masyarakat Madina.

bareskrimMEDAN | Tokoh Masyarakat (tomas) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Plt Bupati Madina, Kapolres dan Muspida untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan kasus tumpang tindih lahan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (USU) di Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Madina.

Menurut Muis Pulungan, tokoh masyarakat Madina, selama ini masyarakat Madina telah lama mengetahui kehadiran KP USU dalam pengelolaan perkebunan sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis. “Kami hanya tahu KP USU lah yang mengelolanya. Tidak ada yang lain,” ujar Muis Pulungan, mewakili tokoh masyarakat Madina, kemarin, di Medan.

Kehadiran PT ALN yang mengaku menguasai lahan KP USU tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Madina. Apa yang diklaim PT ALN lain di kertas lain di fakta. “Uang-uang yang diberikan sebagai pago-pago kepada masyarakat, sebenarnya masyarakat tak tahu menahu itu. Masyarakat tahunya lahan itu milik KP USU. Pago-pago yang diberikan itu tanpa sosialisasi. Maka masyarakat sudah melaporkan kepala desa ke Bupati, dan sudah mengembalikan uang pago-pago itu, karena ada surat yang harus diteken masyarakat untuk menolak KP USU. Jadi, izin lokasi PT ALN lawak-lawak,” ujar Pulungan.

Tokoh masyarakat Madina ini khawatir, dengan kehadiran PT ALN, masyarakat desa di sekitar lokasi lahan KP USU akan terkotak-kotakan. “Kini, telah terjadi pengotak-kotakan antara masyarakat yang pro KP USU dan ada oknum pejabat lainnya yang pro PT ALN. Jangan sampai ini terjadi,” ucapnya.

Maka dari pada itu, diharapkan peran Plt Bupati Madina, Kapolres dan Muspida untuk menyelesaikan persoalan kasus tumpang tindih lahan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (USU) yang kini diklaim milik PT ALN.

“Kita tahu bahwa proses hukum sengketa antara KP USU dengan Pemkab Madina belum inkrah di pengadilan. Ini harus yang diketahui oleh masyarakat Madina,” ulasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *