PLN Kejam

Catatan: Farid Wajdi SH MHum

PT PLN disaat usia perusahaan mestinya semakin matang dan elegan dalam melayani. Namun, kenyataan itu terbalik.

bareskrimPT PLN termasuk perusahaan dalam kategori yang paling kejam dan sadis ketika melayani pelanggannya.

Betapa tidak, PT PLN sanggup tanpa nurani memadamkan listrik secara bergilir, nyaris satu semester tanpa ampun. Listrik padam seperti arisan 5 tahunan. Tidak memperhitungkan kerugian dan rasa dari pelanggannya.

Motto “Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik” seperti dijungkirbalikkan. Cuma jadi penghias jargon. Pemadaman listrik oleh PLN sangat menyesakkan dada. Tapi masyarakat tidak banyak dapat berbuat.

Kecuali sebatas meratapi nasib untuk dibantu keluar dari masalah yang cukup pelik ini. Posisi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk membantu konsumen, seperti pungguk merindukan bulan. Tak kunjung datang bantuan untuk menyelesaikan masalah yang sudah cukup akut Mesti diakui, masalah ketersediaan listrik yang selalu kurang ini terjadi lantaran komitmen pemerintah yang tidak kuat.

Belum ada keseriusan baik dari pemerintah maupun PLN sendiri untuk benar-benar menyelesaikan masalah pasokan listrik yang selalu kurang setiap tahun.

Ada niatan untuk menyelesaikan, tapi PLN sendiri ternyata tidak mampu, akhirnya dipaksakan. Hal itu kemudian berdampak pada jumlah subsidi listrik yang seharusnya dapat ditekan tetapi justru semakin membengkak. Itu terjadi karena ada masalah mental yang belum beres di lingkaran birokrasi PLN dan yang mempunyai kaitan dengannya.

Ada kesan pemadaman listrik seperti siklus 5 tahunan dan terjadi jelang Pemilu. Apakah bakal dijadikan komoditas jualan untuk meraup suara atay membuat citra yang lain buruk, wallahu a’lam. (Direktur LAPK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *