Terdakwa Mantan Kaban Satpol PP Sumut Santai Makan Minum di Kantin PN Medan

bareskrimMEDAN | Mantan Kepala Badan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Sumut, Anggiat Hutagalung sudah dua kali menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Medan dalam kasus korupsi.

Staf ahli Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan ini, didakwa mengorupsi anggaran langsung dan tidak langsung TA 2012 di kegiatan Satpol PP Sumatera Utara Rp4,796 miliar.

Pantauan wartawan di gedung Pengadilan Negeri Medan, selama dua kali persidangan terdakwa Anggita Hutagalung terkesan mendapat pelayanan khusus, di mana setiap kali sidang diskor dalam rangka melaksanakan sholat Jumat, terlihat terdakwa santai makan minum di kantin yang terletak disamping gedung Pengadilan Negeri Medan.

Tanpa pengawalan khusus, terdakwa tampak dibiarkan bebas makan minum bercengkrama dengan keluarga maupun kerabatnya. Dan pemandangan ini jelas bertolak belakang dengan yang dialami terdakwa lainnya yang justru menyantap makan siang di dalam sel tahanan sementara dibagian belakang gedung Pengadilan Negeri Medan.

Padahal, status terdakwa Anggiat Hutagalung jelas sama dengan terdakwa lainnya, yaitu berstatus sebagai tahanan penghuni Rutan Tanjung Gusta Medan.

Seperti pada sidang kedua yang digelar Jumat (14/2/2014), di Pengadilan Tipikor Medan, terdakwa Anggiat Hutagalung yang mengenakan kemeja biru muda, setelah majelis hakim diketuai Lebanus Sinurat SH men-skor sidang sehubungan sholat Jumat, dengan diiringi sejumlah keluarga dan kerabatnya tampak keluar dari ruang sidang utama menuju kantin (warung) yang berada di samping gedung Pengadilan Negeri Medan.

Di kantin ini, mereka terlihat santai makan minum dengan hanya dikawal satu personil Patwal Kejaksaan Negeri Medan. Dan usai sholat Jumat, sidang kembali digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provsu, Habibullah dan Albert serta Robert saksi dari PPTK. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *