29 Kabupaten/Kota Kejar Perbaikan NIK Invalid

bareskrimMEDAN | Sumatera Utara menjadi provinsi tertinggi yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid mencapai 345.596.

Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil bersama Komisi Pemilihan Umum di 29 Kabupaten/kota berkomitmen menyelesaikan perbaikan NIK Invalid hingga 10 Maret.

Demikian kesimpulan Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, KPU Sumut dan KPU serta Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil kabupaten/kota se Sumatera Utara yang berlangsung di Kantor Gubsu, Medan, Selasa (18/2/2014).

Rapat yang dibuka Sekda Provsi, Nurdin Lubis dipimpin Kepala Badan Kesbangpollinmas Eddy Sofyan, Kepala Biro Pemerintahan Nouval Mahyar dan Ketua KPU Sumut Mulia Banurea.

Dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, hanya empat kabupaten/kota berhasil melakukan validitas NIK invalid yaitu Kota Tanjung Balai, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara dan Serdang Bedagai. Sementara itu, Deliserdang, Nias Selatan dan Kota Medan menjadi daerah yang memiliki NIK Invalid tertinggi masing-masing 61.953, 36.393 dan 35.813.

KPU Sumut merilis jumlah daftar pemilih tetap (DPT) per 20 Januari 2014 sebanyak 9.733.497 pemilih dengan jumlah TPS 30.273.

Sepanjang 30 November 2013 hingga 17 Januari 2014, sebanyak 217.780 NIK sudah diperbaiki dari total 563.973 NIK invalid. Diharapkan KPU dan Dinas Pendudukan dan Catatan sipil kabupaten/kota se Sumut dapat mengejar perbaikan data NIK invalid.

“Tadi sudah ada komitmen bersama, tanggal 10 maret akan selesaikan NIK Invalid. Kita ingin NIK Invalid bersih agar tidak ada kecurigaan DPT yang tidak sesuai dengan NIK,” ujar Eddy Sofian kepada wartawan.

Sebagai tindaklanjut komitmen ini, Gubsu akan menyurati bupati/walikota untuk memberikan dukungan terbaik membantu KPU memvalidasi data DPT.

Hasil perbaikan NIK invalid akan dibahas kembali pada tanggal 12 Maret. Dalam rapat pembahasan tersebut dimanfaatkan untuk merekapitulasi dan menkoordinasikan NIK invalid sehingga hasilnya menjadi acuan bagi KPU untuk menentuknan DPT final Sumut.

Anggota KPU, Evi Novida Ginting menjelaskan bahwa hasil perbailkan DPT Sumut akan dibahas dalam rapat di tingkat nasional. KPU sebelumnya sudah melakukan perbaikan DPT dari 9.760.859 per 2 Desember 2013 menjadi 9.733.497 per 20 Januari. Perbaikan DPT tersebut akibat pengurangan pemilih yang tidak memenuhi syarat mencapai 27.364 pemilih diantaranya ditemukan 14.020 pemilih ganda, pindah domisili 6.135, 3.709 meninggal dunia dan 3.202 fiktif dan lainnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *