Panen Raya Perdana Varietas Padi Unggulan ‘Pak Tiwi’

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Wakil Ketua  Ny. Sri S. Syahrianto dan Kepala SKPD Pemkab Sergai bersama Pengurus Gapoktan Seia Sekata sedang melakukan panen raya padi varietas unggulan 'Pak Tiwi' di Desa Kerapuh.
Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Wakil Ketua Ny. Sri S. Syahrianto dan Kepala SKPD Pemkab Sergai bersama Pengurus Gapoktan Seia Sekata sedang melakukan panen raya padi varietas unggulan ‘Pak Tiwi’ di Desa Kerapuh.

bareskrimDOLOKMASIHUL | Pertanian adalah sektor prioritas yang memberikan kontribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi. Tentunya membutuhkan langkah tepat untuk meningkatkan hasil pertanian, salah satunya menerapkan program Delapan Usaha Tani.

Oleh karena itu, diharapkan kepada petani maupun para pelaku usaha tani agar mampu melaksanakan program Delapan Usaha Tani dengan sungguh-sungguh demi terwujudnya peningkatan kesejahteraan dan membangun kemajuan pertanian secara berkesinambungan.

Menurut Bupati Sergai Ir.H.Soekirman pada Panen Raya Perdana Varietas Padi Unggulan ‘Pak Tiwi’ yang dikelola Gapoktan Seia Sekata dan dikembangkan PT Agri Makmur Pertiwi, Selasa (18/2/2014), intensifikasi pertanian ditempuh dengan program delapan usaha tani, yaitu pengolahan tanah yang baik, pengairan teratur, pemilihan bibit unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit dan terakhir pengolahan pasca panen.

Kemudian dilanjutkan dengan inovasi tekhnologi, kelompok organisasi dan jaringan pemasaran. Menyikapi usaha yang dilakukan oleh Gapoktan Seia Sekata telah membuahkan hasil dengan perayaan panen perdana ini, Bupati Sergai mengapresiasikan langkah-langkah nyata kerja keras para petani yang tergabung dalam gapoktan ini dalam upaya meningkatkan produksi maupun produktivitas pangan.

Sebab menurut data BPS Sergai yang merilis angka sensus pertanian 2013 mengalami penurunan, berdasarkan hasil sensus pertanian jumlah rumah tangga usaha pertanian menurun dari 100.000 rumah tangga menjadi 77.000 rumah tangga.kat Soekirman.

Ia berharap, agar penemuan varietas padi unggulan terus dikembangkan atau bahkan dapat terciptanya penemuan baru varitas unggulan lain yang lebih berkualitas.

Sementara Ketua Gapoktan Seia Sekata Boirin menyampaikan varietas yang dipergunakan merupakan varietas padi baru dan pengelaan bibit padi ini sudah menggunakan teknologi baru. Uji coba lahan sawah yang ditempati seluas kurang lebih sembilan rantai. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *